KANAL

Sambut HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Perempuan Bandung Ikuti Olahraga Rozfit 81 Menit

×

Sambut HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Perempuan Bandung Ikuti Olahraga Rozfit 81 Menit

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Olahraga Rozfit serentak selama 81 menit, diikuti ratusan warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026).

Ketua penyelenggara sekaligus penggagas Rozfit, Anoy Roz mengatakan, kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kebugaran, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan fisik bagi warga binaan.

“Kegiatan ini, dirancang sebagai olahraga fitness yang dilakukan secara bersama-sama. Rozfit itu adalah olahraga fitness yang melatih otot rangka tapi secara ramai-ramai. Jadi istilahnya nge-gym ramai-ramai,” kata Anoy.

Dikatakan Anoy, pemilihan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung sebagai lokasi kegiatan, bertujuan mengajak warga binaan menerapkan pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan.

“Di Lapas Perempuan karena saya ingin mengajak para warga binaan yang terjerat salah satunya narkoba, untuk menjadi lebih sehat, lebih bugar dan menjadi lebih baik lagi setelah pulang dari Lapas ini,” ucapnya.

Anoy menyebut, antusiasme warga binaan mengikuti kegiatan tersebut sangat tinggi. Ia mengaku terharu melihat peserta mengikuti seluruh rangkaian olahraga selama 81 menit.

“Antusiasnya alhamdulillah luar biasa ya, saya sangat terharu dan bangga kepada para warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung begitu antusias mengikuti rangkaian olahraga 81 menit,” ujarnya.

Rangkaian Rozfit tersebut terdiri dari warming up, stretching dinamis, latihan otot, kardio melalui dance, hingga ditutup dengan pendinginan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung, Gayatri Rachmi Rilowat mengatakan, kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi warga binaan maupun petugas.

“Agenda yang dilaksanakan pada pagi ini tentu saja memberikan banyak manfaat baik untuk petugas maupun warga binaan pada khususnya,” kata Gayatri.

Menurutnya, kegiatan olahraga tersebut juga mendukung pembinaan kepribadian, khususnya pembinaan fisik bagi warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Bandung. ***