KAPOL.ID –
Usai dikunjungi Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi, Nana (74) tak lagi tinggal di gubuk. Rumahnya di Kampung Sindanghayu (Paledang) Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya mulai dibangun.
Sementara cucunya yang juga penyandang disabilitas saat ini mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
“Sudah mulai hari ini. Biaya upah, kontrak rumah dan bahan dari pak KDM, ada bahan-bahannya sebagian dari swasta.”
“Pak Nana juga mengontrak dulu sementara rumahnya dibangun,” kata Ketua RT setempat, Endah Jubaedah, Senin (2/11/2026).
Ia menuturkan, di samping bantuan rumah, Nana yang juga penarik becak mendapatkan bantuan permodalan Rp 25 juta. Meskipun demikian, pemerintah daerah setempat sempat mengupayakan perbaikan rumah.
Namun terkendala status lahan, dan berencana menyediakan lahan baru yang tak jauh dari lokasi.
Ketika ditemui wartawan, Nana bersyukur dan berterima kasih mendapat perhatian dari berbagai pihak. Ia yang tinggal bersama cucunya dapat tinggal di rumah yang layak.
“Alhamdulillah, pembangunan sudah bisa mulai. Tidak masalah siapa yang bantu, yang penting bisa tidur nyaman,” katanya.
Sebelumnya Nana tinggal di rumah berukuran sekitar 2 x 3 meter beratapkan spanduk bekas. Dindingnya dari bilik dan kayu bekas yang mulai keropos.
Pemprov Jabar sendiri telah membuka layanan Rumah Aing untuk pengusulan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) melalui aplikasi sapa warga.
“Sebenarnya pintunya sudah kita buka, RT, RW bisa mengajukan melalui fitur Rumah Aing,” kata KDM.***












