KANAL

Para Pedagang Berangsur Pulang, Blok Barat Pasar Ciawi Dilalap Si Jago Merah

×

Para Pedagang Berangsur Pulang, Blok Barat Pasar Ciawi Dilalap Si Jago Merah

Sebarkan artikel ini
Blok barat pasar Ciawi Kabupaten Tasikmalaya kebakaran. Para pedagang berusaha menyelamatkan barang dagangannya.

KAPOL.ID–Minggu (15/8/2021) sore, pasar Ciawi Kabupaten Tasikmalaya mulai sepi. Para pedagang berangsur pulang ke rumah masing-masing. Tanpa ada yang menduga, si jago merah melalap puluhan kios.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.40 WIB. Kuat dugaan percikan api berasal dari kosleting arus listrik salah satu kios di dalam pasar. Meski dugaan tersebut masih perlu pembuktian.

Sarah Nahla (35), salah seorang warga yang berada di lokasi menerangkan bahwa dalam tempo kurang dari setengah jam saja api sudah merembet ke semua kios blok barat pasar. Bahkan UPT Pasar Ciawi pun ikut jadi sasaran si jago merah.

“Mungkin sekitar 50 kios yang terbakar. Baru diketahui ketika api sudah besar. Kita hanya bisa bisa berdoa saja semoga tidak makin membesar. Kebetulan anginnya besar. Kios juga kebabyak terbuat dari material kayu,” terang Sarah.

Warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Karena petugas pemadam kebakaran belum tiba di lokasi meski kebakaran sudah berlangsung hampir satu jam. Karena kantor pemadam kebakaran sendiri lokasinya cukup jauh, di Singaparna dan Kota Tasikmalaya.

Sampai lewat Magrib, api belum juga padam. Selain pemilik kios di blok barat, para pedagang sekuat tenaga menyelamatkan barang dagangannya. Pemilik kios di blok barat hanya bisa pasrah, karena tidak berani menembus api. Keselamatan jiwa lebih berarti.

“Sampai Magrib apinya makin besar. Jadi kami takut kalau harus mendekat ke blok barat. Sudah banyak kios yang terbakar. Jumlahnya puluhan kios. Sebab dibagian dalam juga banyak yang terbakar,” terang pedagang lain, Iwan (37).

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adiseyta mengaku bahwa pihaknya juga mendapat laporan terkait kebakaran pasar Ciawi. Bahkan beberapa relawan Tagana ikut terjun bersama TNI, BPBD, dan petugas pemadam kebakaran.

“Kios yang terbakar lebih dari 30 kios. Kita masih hitung jumlah pastinya. Kebanyakan kios yang terbakar pedagang buah-buahan, apotek, kosmetik dan sembako. Hingga pukul 19.00 petugas terus berupaya menjinakan api,” jelas Jembar.

Jembar juga menginformasikan bahwa para petugas cukup kewalahan, karena besarnya kobaran api. Bahkan sekalipun sudah lima unit mobil pemadam kebakaran gabungan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya sudah sampai di lokasi.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran yakni dimungkinkan dari adanya kosleting arus listrik di dalam salah satu kios. Percikan apinya kemudian merembet di bagian atap kios,” tandas Jembar.