Connect with us

KANAL

Penampakan 100 Ma Eroh di Sungai Cibanyuwangi Cisayong

|

KAPOL.ID – Kerja bakti warga dengan TNI, BPBD, aparat pemerintahan setempat dan Polri membersihkan material longsor di Sungai Cibanyuwangi di Kampung Dawuan RT 01/01 Desa Santanamekar, Kecamatan Cisayong Kabupaten Tasikmalaya mengingatkan pada spirit Ma Eroh.

Tokoh legendaris yang diganjar penghargaan kalpataru itu terlihat meski di zaman yang berbeda.

Kala itu, Ma Eroh seorang diri memutuskan untuk memapras bukit cadas liat sepanjang 45 meter untuk mengalirkan air dari sungai Cilutung ke sawah seluas 400 meter persegi miliknya.

Perempuan tangguh ini memapas bukit cadas dengan kemiringan 60-90 derajat hanya bermodalkan belencong dan semacam rotan.

Awal pembuatan saluran air dimulai selepas Gunung Galunggung meletus pada 1982. Material letusan menutupi persawahan dan pengairan.

Spirit itu hadir dari 100 orang terlibat membersihkan material tanah tebing setinggi 30 meter yang longsor sehari sebelumnya.

Akibat tertimbun, kebutuhan pengairan area pertanian warga kurang lebih 6 desa terhambat.

Data dari Babinsa Desa Cibanyuwangi Serda Saeful tak hanya membuat sungai tersendat, juga mengakibatkan dua tiang listrik roboh menimpa rumah warga.

“Kita berkoordinasi dengan lintas sektor menyiapkan peralatan untuk warga bergotong royong. Sekaligus menggerakan dari dua desa terdekat,” ujar Danramil 1207/Cisayong Kapten Inf Handriyono di lokasi, Selasa (18/2/2020).

Rencananya, gotong royong akan berlanjut esok hari. Sebab dengan peralatan konvensional baru bisa membersihkan 20 persen material longsor.

“Termasuk melaporkan ke PLN untuk penanganan tiang listrik yang roboh. Informasi dari Pak Camat, besok akan didatangkan alat berat skala kecil untuk memaksimalkan hasil. Karena volume longsoran cukup besar,” ujarnya menambahkan.***

Diskusikan di Facebook
Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *