KAPOL.ID – Bupati Garut, Rudy Gunawan menandaskan bahwa presentase angka kematian yang diakibatkan Covid-19 di Kabupaten Garut melebihi presentase angka di tingkat nasional.
Berdasarkan catatan per tanggal 15 Mei 2021 tutur Rudy, di tingkat Nasioanl angka kematian yang diakibatkan Covid-19 berada di angka 2,76 persen.
Sementara untuk Kabupaten Garut berada di angka 4,3 persen.
Itu alasannya lanjut Rudy, pihaknya akan segera menghidupkan kembali Satgas dilingkngan SKPD (Satuan Kerja Pernagkat Daerah) serta sesegera mungkin melakukan koordinasi dengan para kepala Puskesmas yang ada di Kabupaten Garut serta menetapkan siaga 1 untuk sejumlah Puskesmas.
“Sesegera mungkin kami akan melakukan itu sebelum terlambat, karena keberadan Satgas juga Puskesmas sangat berperan dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” tutur Rudy, usai mengikuti arahan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang diikuti oleh kepala daerah di seluruh Indonesia melalui video conference, di Gedung Pendopo, bersama unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Garut, Senin (17/5/2021).
Dalam video conference itu pun lanjut Rudy, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengamanatkan para kepala daerah agar lebih berhati-hati pasca lebaran, karena dipandang cukup berpotensi akan terjadinya penambahan jumlah kasus baru Covid-19.
“Bapak Presiden RI juga mengatakan, meskipun pemerintah telah melakukan larangan mudik, tapi berdasarkan data yang diterima tadi pagi terdapat sebanyak 1,4 juta orang yang melakukan mudik dalam kurun waktu 6 sampai 17 Mei. Itu alasannya, Bpk Presiden mewanti-wanti kita harus lebih waspada dan berhati-hati pasca lebaran yang dianggap ada potensi kenaikan jumlah kasus baru,” tuturnya.
Meski demikian lanjut Rudy, dalam kegiatan itu pun Presiden Jokowi mengimbau agar kita selalu optimis dalam hal pemulihan ekonomi di Indonesia, termasuk masalah kesehatan yang harus senantiasa berjalan secara beriringan antara ekonomi dan kesehatan.***












