KANAL  

Persib Bandung vs Persebaya, Dua Bobotoh Meninggal Dunia

IST

KAPOL.ID – Duka mendalam bagi sejumlah suporter Persib Bandung yakni Bobotoh.

Dua orang Bobotoh dikabarkan meninggal dunia saat Pertandingan Persib Bandung vs Persebaya pada Jumat (17/6/2022) malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung.

Berdasarkan Informasi, keduanya meninggal akibat kehabisan nafas saat berdesakan ketika berencana masuk tribun stadion.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo membenarkan hal tersebut.

Menurut dia, dalam pertandingan Persib vs Persebaya semalam terdapat dua orang Bobotoh yang dikabarkan meninggal dunia.

Itu, akibat kehabisan nafas saat berdesakan menuju ke dalam stadion GBLA.

“Sementara gambaran umum, bahwa kondisi penonton (Bobotoh) yang tidak mempunyai tiket memaksakan untuk masuk dan menjebol pintu (Stadion),” katanya dikonfirmasi wartawan, Sabtu (28/6/2022).

Ia mengatakan, pada saat para Bobotoh yang tidak memiliki tiket berusaha masuk kedalam Stadion, terdapat seseorang penonton dengan kondisi lemas tengah digotong oleh penontonnya keluar stadion.

“Setelah dilihat oleh petugas kemudian diberikan pertolongan medis dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Sartika asih. Namun setelah di rumah sakit meninggal dunia,” ucapnya

Dari basil pemeriksaan medis (meninggal) sesak nafas, dan untuk korban dari Bogor dan Bandung

“Pria berinisial AAS dari Bandung dan SY asal Bogor,” tuturnya.

Selain adanya kabar tersebut, Ibrahim juga menyebutkan bahwa pada pertandingan semalam penonton di stadion sangat mebeludak hingga melebihi kapasitas yang sudah ditentukan yakni maksimal 15 ribu penonton.

“Kapasitas stadion cuma 15 ribu namun perkiraan yang datang sekitar 40 sampai 45 ribuan (penonton), dan ada 8 pintu akses yang sudah tertutup di jebol oleh pengunjung (penonton),” katanya.

Ia mengimbau kepada para penonton yang tidak memiliki tiket pertandingan untuk tidak datang ke stadion.

“Kita menyampaikan prihatin terhadap insiden ini dan turut berduka cita atas meninggalnya korban,” ujarnya. ***