Connect with us

KANAL

Petani Sukabumi Terimbas Corona

|

KAPOL.ID – Petani buah manggis di Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi terimbas virus corona. Sudah hampir dua bulan terakhir ekspor buah manggis ke negara tirai bambu kini terhenti total.

“Kini pengiriman pasokan buah manggis terhenti. Bila tidak segera terjual, dikhawatirkan akan busuk. Sementara panen kali ini, produksinya lebih melimpah dibandingkan dua tahun sebelumnya,” kata petani manggis Gunungguruh, Heri, Senin (10/2/2020).

Buah manggis hasil produksi pertanian tidak hanya terancam harganya anjlok. Tapi dikhawatirkan tidak terjual di pangsa luar negeri. Para petani hanya bisa menunggu kepastian pengiriman dari sejumlah pembeli di beberapa Kota di Cina.

Kepala Desa Cibolang, Pepen Supendi membenarkan pengiriman buah manggis petani di beberapa Desa di Kecamatan Gunungguruh terganggu akibat mewabah virus corona di China.

Negara tersebut merupakan pasar manggis dengan volume permintaan tak terbatas.

“Para petani berharap penyebaran virus mematikan itu dapat segera teratasi pemerintah China sehingga pengiriman ekspor manggis dapat kembali normal,” ujarnya.

Buah manggis dari sejumlah petani, kata dia, tidak hanya diekspor ke Cina. Tapi sejumlah negara Asia dan Timur Tengah dengan permintaan tidak begitu banyak dibandingkan ke Cina.

“Kami harus kerja keras mengalihkan target ekspor ke negara-negara lain yang penduduknya menggandrungi manggis asal Sukabumi. Pasar ekspor Tiongkok untuk manggis itu tidak terbatas, asalkan barangnya memenuhi persyaratan yang ditetapkan mereka,” kata Pepen. (Soppy)***

Diskusikan di Facebook
Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *