Iwan yang berlatar birokrasi profesional dengan segudang pengalamannya, sangat menarik untuk diikuti.
Kendati Iwan birokrat murni. Namun jika melihat darah pulitik yang mengalir ternyata ada tetesan kuat partai berlambang pohon beringin ini.
Ayahnya Letkol Purnawirawan H. Basuni bisa dikatakan orang yang berjasa ikut membesarkan partai Golkar.
Menyikapi fenomena ini sejatinya para pemangku politisi Partai Golkar, terutama para pemimpinnya di Jakarta harus hati-hati dan jeli.
Alih-alih ingin mengembalikan kejayaan Partai Golkar, jangan sampai terjadi malah tersungkur dan silit untuk bangun lagi.
Jika tidak ada tsunami politik dan kawin paksa, dalam menentukan calon kandidat yang akan diusung menjadi calon bupati dari perahu Partai Golkar.
Menghadapi realita di lapangan Golkar harus berani keluar dari tekanan pragmatisme dan pulitik kepentingan di atasnya.
Artinya tidak salah memilih siapa calbup yang akan dipilihnya, kembalinya kejayaan Partai Golkar tinggal menunggu waktu. Kita lihat saja.***












