Terhubung dengan KAPOL

PARLEMENTARIA

PKBM Garut Merasa Dianaktirikan

|

KAPOL.ID – Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FK-PKBM)
Kabupaten Garut, menegaskan anggaran untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) harus dikawal. Selama ini PKBM belum ada anggaran yang khusus dari Pemkab Garut.

Ketua FK-PKBM Kabupaten Garut, Abdul Basit SE, memandang peran pendidikan masyarakat penting untuk mencegah adanya ijazah palsu. Pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan mesti diperkuat dengan payung hukum — Peraturan Bupati — yang mendorong keterlibatan sampai tingkat desa.

“Kesejahteraan penyelenggara dan turor harus diperhatikan. Termasuk peningkatan sarana dan prasarana PKBM,” katanya saat menyambangi Komisi IV DPRD Kabupaten Garut. PKBM di Kabupaten Garut sekitar 187 dengan jumlah tutor sedikitnya 650 orang.

Ketua Komisi IV DPRD Kab. Garut, H. Ade Rizal, S.Ag, menyatakan masalah Perbup, tidak asal jadi tetepi melalui tahapan-tahapan, harus ada proses, saya sepakat bahwa ketika ada ide atau gagasan terkait denganIPM yang ada anggaranya itu harus dengan Perbup.

“Dengan kebutuhan dana anggaran untuk peserta didik sekarang Bupati sudah menganggarkan 10 Juta per RW, makanya kita akan bersama-sama dengan Dewan Pendidikan akan turun ke lapangan untuk sidak ke Rw/Desa apakah anggaran tersebut dipergunakan dengan benar. Kalau ada temuan di lapangan dana tersebut diselewengkan, kita akan laporkan saja, karena itu anggaran untuk meningkatkan IPM,” katanya.

Tampak hadir dalam pertemuan itu anggota Komisi IV DPRD Kab. Garut (Taofik Hidayat), Anggota Komisi IV DPRD Kab. Garut (Ade Husnal, S.Pdi, MM, Pd), anggota Dewan Pendidikan Kab. Garut (Dedi Kurniawan), dan anggota Dewan Pendidikan Kab. Garut (Susi Lawati).

Diskusikan di Facebook
Advertisement

Silakan mengirim pesan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *