KAPOL.ID –
Institut Agama Islam Tasikmalaya (IAIT) resmi menjadi Universitas Islam Tasikmalaya (Unitas). Peluncuran perubahan status bersamaan dengan Dies Natalis ke-52 di Gedung Rektorat, Rabu (10/6/2026).
“Ketika berubah bentuk menjadi universitas, ada perluasan mandat secara regulasi. Kami diberikan kewenangan untuk membuka program studi yang lebih luas dan lebih beragam,” kata Rektor Unitas, Ade Zaenul Mutaqin.
Ia mengatakan, saat ini terdapat 1.600 mahasiswa aktif sembilan program studi di bawah tiga fakultas yang sedang berjalan.
Pihaknya juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa dari pihak yayasan. Di luar dari Kartu Indonesia Pintar (KIP), bantuan Baznas, beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kuota dari pemerintah menyesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Kami ingin melahirkan generasi unggul tidak hanya intelektual saja.”
“Juga kuat secara moral dan spiritual. Sehingga mampu menjawab tantangan global hari ini dan kedepan,” jelasnya.
Ketua Yayasan Pendidikan Islam IAIT Tasikmalaya, Heri Hendriana, mengapresiasi semua pihak yang berjuang mengantarkan kampus hingga resmi berstatus universitas.
“Unitas menjadi bagian penting bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Sebagai mitra strategis menyelesaikan berbagai persoalan daerah,” ujar Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Setda Kota Tasikmalaya, dr Uus Supangat.
Juga mendukung visi pembangunan Kota Tasikmalaya sebagai pusat perdagangan, jasa, industri, sekaligus kota religius dan cerdas.***












