KABAR POLISI

Polisi Selidiki Aksi Pencurian dengan Kekerasan yang Sempat Viral di Lengkong Besar

×

Polisi Selidiki Aksi Pencurian dengan Kekerasan yang Sempat Viral di Lengkong Besar

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Polrestabes Bandung memastikan bakal menindaklanjuti secara profesional insiden dugaan pencurian dengan kekerasan (jambret) telepon genggam yang sempat viral di media sosial. Peristiwa tersebut diketahui terjadi di kawasan Jalan Lengkong Besar, Kota Bandung.

​Kepastian penanganan kasus ini disampaikan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Dedi Supriyadi, S.I.K. melalui Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton Sh., S.I.K., M.H., yang didampingi Kapolsec Lengkong AKP Aldy Lazzuardy, S.S.T.K., S.I.K., M.H. serta Kasi Humas Polrestabes Bandung AKP Nurindah Murdiani, S.H. saat menggelar press release.

​Kasat Reskrim AKBP Anton menjelaskan, kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Dari hasil verifikasi tersebut, petugas memastikan aksi kejahatan jalanan itu memang benar-benar terjadi.

​Peristiwa itu berlangsung pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 05.19 WIB. Saat kejadian, korban tengah berjalan kaki menuju sebuah apotek sembari memainkan telepon genggam miliknya.

​Secara tiba-tiba, dari arah belakang korban dipepet oleh pelaku yang menunggangi sepeda motor matik warna putih. Tanpa buang waktu, pelaku merampas ponsel dari genggaman korban lalu tancap gas melarikan diri.

​”Akibat insiden tersebut, kerugian materiil korban ditaksir mencapai sekitar Rp12,5 juta,” terang petugas.

​Untuk memburu keberadaan pelaku, jajaran kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV dari beberapa titik di lokasi kejadian. Petugas juga mengarahkan korban untuk membuat laporan polisi (LP) resmi guna mempercepat proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

​AKBP Anton menegaskan, jajaran Polrestabes Bandung tidak akan tinggal diam terhadap setiap potensi gangguan kamtibmas yang meresahkan warga. Setiap informasi yang beredar di masyarakat maupun media sosial dipastikan akan langsung direspons dan ditindaklanjuti secara profesional.

​”Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat Kota Bandung,” tegasnya. (FTH)