KAPOL.ID– Portugal memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Kroasia dengan skor 2-1 dalam laga dramatis yang berlangsung Jumat WIB. Kapten tim Cristiano Ronaldo menyebut kemenangan tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar memastikan tiket ke fase berikutnya.
Ronaldo mempersembahkan hasil positif ini untuk seluruh skuad, rakyat Portugal, dan mendiang Diogo Jota yang pernah menjadi bagian penting tim nasional. Bagi penggemar yang ingin mengikuti perkembangan turnamen secara lengkap, tigoals live menghadirkan informasi terbaru seputar pertandingan, jadwal, hingga kabar dari berbagai kompetisi sepak bola dunia.
Selain menyajikan berita terkini, pencinta sepak bola juga dapat memantau Live Score Sepak Bola Terupdate untuk mengetahui hasil pertandingan secara langsung, statistik laga, serta perkembangan Piala Dunia 2026 dari berbagai stadion.
Ronaldo Sampaikan Pesan Emosional
Sesaat setelah pertandingan berakhir, Ronaldo menyampaikan pesan singkat melalui akun media sosial resminya. Ia menegaskan kemenangan tersebut bukan hanya milik para pemain yang berada di lapangan, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan bagi Diogo Jota.
“Kami menang untuk kami, Diogo (Jota), dan Portugal!!! Ayo maju!!!!,” tulis Ronaldo.
Ucapan tersebut langsung mendapat respons luas dari para pendukung Portugal yang masih mengenang kontribusi besar Jota bersama tim nasional.
Gol Penalti dan Rekor Baru
Portugal sempat berada dalam situasi sulit sebelum Ronaldo berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti pada menit ke-68. Gol tersebut membangkitkan semangat tim hingga akhirnya Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+4.
Selain membantu Portugal meraih kemenangan, gol Ronaldo juga mengukir sejarah baru. Penyerang berusia 41 tahun itu resmi menjadi pemain tertua yang mencetak gol pada fase gugur Piala Dunia, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang rekan setimnya, Pepe.
Catatan tersebut kembali mempertegas konsistensi Ronaldo sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola dunia.
Diogo Jota Selalu Menjadi Bagian Tim
Atmosfer emosional sudah terasa bahkan sebelum pertandingan dimulai. Saat lagu kebangsaan Portugal berkumandang di BMO Field, Toronto, gambar Diogo Jota ditampilkan di layar stadion sebagai bentuk penghormatan kepada pemain yang meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di Spanyol pada 3 Juli 2025.
Jota wafat pada usia 28 tahun setelah sebelumnya menjadi salah satu penyerang andalan Portugal. Selama membela tim nasional, ia mencatatkan 14 gol dari 49 penampilan dan dikenal sebagai pemain yang memiliki etos kerja tinggi.
Meski telah tiada, namanya tetap hadir dalam skuad Portugal untuk Piala Dunia 2026. Ketika daftar pemain diumumkan, pelatih Roberto Martinez memasukkan nama Jota sebagai “plus satu selamanya”, sebuah simbol bahwa kontribusinya tidak akan pernah dilupakan.
Portugal Menatap Duel Kontra Spanyol
Pelatih Roberto Martinez mengakui bahwa kepergian Jota memukul telak tim nasional Portugal sebagai salah satu momen terberat mereka. Kini, ia menuntut seluruh pemain untuk terus menghidupkan semangat juang yang selalu sang penyerang tunjukkan.
Menurut Martinez, karakter, dedikasi, dan semangat juang Jota harus menjadi inspirasi bagi Portugal dalam melanjutkan perjalanan di Piala Dunia.
Kemenangan atas Kroasia memastikan Selecao das Quinas melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi Spanyol pada Selasa (7/7) WIB. Berbekal performa yang terus meningkat dan motivasi kuat untuk memberikan hasil terbaik bagi mendiang Diogo Jota, Portugal kini menatap fase gugur berikutnya. Mereka membawa kepercayaan diri tinggi serta tekad membara untuk melangkah lebih jauh dalam memburu gelar juara dunia.***







