SOSIAL  

Puskesmas Karangnunggal Kekurangan Dokter

KAPOL.ID РLuas wilayah Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya yang sangat luas, tersebar di 14 desa, sebagian besar desa berada di wilayah terpencil, seperti Desa Sukawangun, Cintawangi dan Cibatu.

Sejatinya pelayanan kesehatan masyarakat mendapat perhatian dan prioritas dari pemerintah.

Kepala Puskesmas Kecamatan Karangnunggal, Dadan Kusnanto SKM menjelaskan puskesmasnya harus melayani kesehatan masyarakat dengan jumlah penduduknya terbanyak di Kabupaten Tasikmalaya.

“Sekitar 80.000 warga masyarakat yang harus dilayani kesehatannya, tersebar di 14 desa, dibantu 9 pustu. Sedangkan dokter yang siap melayani hanya satu dokter umum dan satu dokter gigi,” jelas Dadan ditemui Kapol di kantornya Kamis (6/2/2020).

Tentu saja dengan jumlah masyarakat yang banyak, terbanyak di Kabupaten Tasikmalaya, hanya dilayani oleh satu dokter umum dan satu dokter gigi tegas Dadan sangat tidak ideal.

Sebelumnya memang ada tiga dokter umum yang bertugas, namun karena yang satu pindah dan satunya lagi pensiun, jadi yang ada tinggal satu orang dokter umum.

“Ya, idealnya dengan jumlah masyarakat yang banyak harus dilayani kesehatannya jumlah dokter umumnya empat dengan satu dokter gigi,” harapnya.

Dia berharap Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya bisa secepatnya merealisasikan kekurangan dokter untuk Puskesmas Karangnunggal.

Di tempat berbeda Yedi Sopari, tokoh muda Karangnunggal, menandaskan sejatinya Pemkab Tasikmalaya dalam hal ini Dinas Kesehatan Kab. Tasikmalaya memprioritaskan jumlah penugasan dokter di Puskesmas Karangnunggal.

“Wilayah Kecamatan Karangnunggal sangat luas, penduduknya banyak, memerlukan pelayanan dokter yang cukup, tidak seperti sekarang, yang hanya satu orang dokter,” harap pemilik Apotek Tunggal lokasinya tidak jauh dari puskesmas. ***