KABAR POLISI

Resmi Buka Diktukba SPKT TA 2026, Wakapolda Jabar Tegaskan Pendidikan Keras Tak Boleh Kasar

×

Resmi Buka Diktukba SPKT TA 2026, Wakapolda Jabar Tegaskan Pendidikan Keras Tak Boleh Kasar

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE KAPOL – Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., secara resmi membuka Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Berkemampuan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Tahun Anggaran 2026.

​Upacara pembukaan Diktukba SPKT TA 2026 tersebut digelar secara serentak dengan total peserta didik mencapai 4.799 orang di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari 4.090 peserta pria yang tersebar di 31 Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda serta 709 peserta wanita di Sepolwan Lemdiklat Polri.

​Membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Drs. R. Z. Panca Putra S., M.Si., Wakapolda Jabar menegaskan bahwa masa kawah candradimuka selama lima bulan ke depan bukan sekadar formalitas pengubahan status dari sipil menjadi anggota Polri semata.

​Lebih dari itu, program Diktukba ini merupakan langkah strategis untuk mentransformasi sikap, karakter, hingga mental para calon personel kepolisian yang nantinya akan berada di garis terdepan pelayanan masyarakat.

​”Masyarakat yang datang ke SPKT sering kali membawa masalah, rasa takut, kebingungan, bahkan keputusasaan. Oleh karena itu, para Bintara ini dituntut terampil menerima pengaduan dengan cepat, berkomunikasi secara santun, serta mampu memberikan pelayanan prima dan kepastian hukum,” tegas Brigjen Pol. Adi Vivid, Senin (20/7/2026).

​Jenderal bintang satu tersebut juga menyoroti pentingnya perubahan fundamental dalam pola pengasuhan dan pengajaran selama masa pendidikan di lingkungan SPN. Pihaknya memerintahkan seluruh instruktur, tenaga pendidik, dan pengasuh untuk menerapkan kedisiplinan yang tegas, adil, serta konsisten tanpa memberikan ruang sedikit pun bagi aksi perundungan maupun kekerasan.

​”Pendidikan yang keras tidak harus kasar. Latihan yang berat tidak boleh kehilangan martabat. Ketegasan harus mampu membentuk karakter, bukan justru menumbuhkan dendam. Tekanan latihan harus memperkuat daya juang, bukan merusak fisik dan mental peserta didik,” ujarnya berpesan.

​Di tempat yang sama, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menuturkan bahwa para lulusan Diktukba SPKT TA 2026 ini diproyeksikan untuk lahir menjadi insan Bhayangkara yang profesional, berintegritas, menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia (HAM), serta mengedepankan prinsip pelayanan publik yang humanis saat bertugas di tengah masyarakat. ***