Sektor Pertanian Berkontribusi Besar bagi Perekonomian Kab. Tasik

  • Bagikan
Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto berkomitmen untuk mendukung sektor pertanian. Karena terbukti hasilnya berkontribusi bagi perekonomian daerah.

KAPOL.ID–Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengkalim bahwa pertanian sebagai salah satu sektor yang berkontribusi besar terhadap perekonomian. Lantaran sebagain besar wilayahnya berupa pedesaan, serta sekutar 80 persen penduduknya bertani.

Karena itu, demi pemulihan ekonomi yang menukik terdampak pandemi Covid-19, pemerintah memberi perhatian khusus terhadap sektor pertanian. Antara lain dengan mendukung petani dengan fasilitas pendukung produktivitas hasil tani.

Seperti yang dilakukan oleh Bupati Tasikmalaya pada Kamis (29/07/2021). Ade Sugianto menyerahkan alat mesin pertanian di Desa Tanjungkarang, Kecamatan Cigalontang; sekaligus menghadiri acara Panen Perdana Cabai.

“Saya sampaikan ucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Kami bersyukur dan kebahagiaan luar biasa bisa bersilaturahmi dan melihat hasil-hasil pertanian,” ujar Ade.

Penguatan sektor pertanian sendiri, diakui oleh Ade, termasuk dalan visi pemerintahannya. Sama halnya dengan sektor pariwisata dan perkebunan. Ada bahkan mengklaim bahwa ketiga sektor tersebut semakin maju dan berkembang.

Bupati juga menginginkan terbangunnya masyarakat yang semakin baik dan semakin maju pada sektor pertanian. Ia menegaskan agar instansi terkait dapat membuat program yang rasional dan benar-benar dibutuhkan masyarakat.

“Tidak boleh ada program yang proyek minded di bidang pertanian. Adakan program yang memang dibutuhkan rakyat, adakan bibit yang dibutuhkan rakyat, adakan pupuk yang memang rakyat butuh. Kalau rakyat tidak butuh, tidak perlu diprogramkan. Saya ingin program yang rasional,” tendas Ade.

Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (Disperpakan); Nuraedidin juga mengungkapkan bahwa budidaya dalam pertanian di Kabupaten Tasikmalaya berangsur sesuai standar teknis yang telah ditentukan. Pengelolaan pascapanen pun menerapkan teknologi yang sesuai perkembangan zaman.

“Dengan demikian pengolahan dan pemasaran hasil pertanian jadi maksimal. Tentu diperlukan sumber daya manusia yang pintar, cerdas, dan kreatif. Juga diperlukan kerja sama yang baik dari semua stakeholder yang berkontribusi pada pengolahan pertanian,” ujar Nuraedidin.

  • Bagikan