HUKUM  

Selama 2021, Kejati Jabar Tangani Ribuan Perkara Tindakan Pidana

60 persen diantaranya merupakan kasus tindak pidana asusila

KAPOL.ID – Kepala Kejati Jabar, Asep N Mulyana menyampaikan bahwa

kasus asusila menjadi perkara yang paling banyak ditangani pihaknya sepanjang tahun 2021.

Sepanjang tahun 2021 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Bara telah menangani ribuan perkara dari bagai macam kasus tindakan pidana, dari 11.191 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dilakukan boleh Kejati Jabar, 60 persen diantaranya merupakan kasus tindak pidana asusila.

“Ada kecenderungan tindak pidana umum (Pidum) meningkat yakni delik kesusilaan, baik dalam bentuk pencabulan mau pun melanggar ketentuan di bidang perlindungan anak,” ucap Asep, di Kantor Kejati Jabar, Kota Bandung, Jum’at 31 Desember 2021

Tindak pidana tersebut lanjut Asep, bukan hanya kasus pemerkosa saja. Akan tetapi di tahun 2021 ini juga, tindak pidana terkait dengan Perlindungan Anak (PA) pun turut meningkat.

“Pelanggaran tidak cuma KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Perdata) 284, 287 (pasal), tapi juga perlindungan anak yang nampaknya demikian,” ujar Asep

Asep menegaskan, berdasarkan hasil evaluasi Kejati Jabar, bahwa kasus Tindak Pindana Perlindungan Anak (PA) kebanyakan dilakukan oleh orang dan lingkungan terdekat dari korban.

“Berdasarkan hasil evaluasi penjajakan dari bidang Pidana umum (Pidum) yakni, pelaku adalah mereka mengenal atau sudah dekat dengan korban, kemudian (lingkungan) tempat tinggalnya itu yang kami lihat tren kesusilaan tadi, apalagi soal UU Perlindungan anak,” ujarnya

Maka dari itu, dengan adanya peningkatan pada kasus tersebut di tahun 2021, pihaknya akan menyiapkan antisipasi dengan membentuk tim khusus dengan melakukan optimalisasi kapasitas profesional kemampuan jaksa.

“Di tahun 2022, kami sekarang sedang optimalkan meningkatkan kapasitas profesional kemampuan jaksa, khususnya pada jaksa yang menangani kasus anak,” ujarnya. ***