KANAL

Serbu Plaza Mekarsari KBB, Ribuan Warga Antusias Ikuti Puncak Harsiarda Jabar 2026

×

Serbu Plaza Mekarsari KBB, Ribuan Warga Antusias Ikuti Puncak Harsiarda Jabar 2026

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Sedikitnya 1.500 warga memadati Plaza Mekarsari, Kompleks Pusat Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ngamprah, Sabtu (10/10/2026).

​Ribuan warga tersebut antusias menghadiri puncak perayaan Hari Penyiaran Daerah (Harsiarda) Jawa Barat 2026 yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat bekerja sama dengan Pemkab KBB.

​Mengusung tema “Transformasi Digital Penyiaran: Merawat Kearifan Lokal Menuju Jawa Barat Istimewa”, perhelatan ini dihadiri Bupati KBB Jeje Ritchie Ismail, Anggota Komisi I DPRD Jabar Tuti Turimayanti, Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet beserta jajaran komisioner, hingga pimpinan lembaga penyiaran TV dan radio se-Jawa Barat.

​Kemeriahan diawali dengan senam zumba bersama sejak pukul 07.00 WIB. Suasana kian semarak dengan hadirnya belasan unit Outside Broadcast Van (OB Van) radio, Tenda Studio Mini PRSSNI Jabar, deretan stan UMKM, Gerakan Pangan Murah (GPM), pameran Jaringan Radio Komunitas (JRK) Jabar, hingga lomba mewarnai anak.

​Dalam kesempatan itu, Bupati Jeje Ritchie Ismail bersama Tuti Turimayanti turut membagikan kuis dadakan berhadiah menarik, di mana sepeda menjadi salah satu hadiah utama yang diperebutkan warga.

​Bakti Sosial dan Dorongan Sektor UMKM
​Tak sekadar panggung hiburan industri media, Harsiarda Jabar 2026 juga diisi aksi nyata pelayanan sosial dan pemberdayaan ekonomi warga. Panitia menyiagakan pemeriksaan kesehatan gigi gratis dari RSGM Unjani, konsultasi psikologi bersama Himpsi Jabar, hingga donor darah bersama PMI Kota Bandung.

​Keberpihakan pada masyarakat makin terasa melalui bazaar sembako murah, pameran produk UMKM lokal, penganugerahan Jaraswara (Piala Ketua KPID Jabar), serta penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara KPID Jabar dan Kwarda Pramuka Jabar.

​Anggota Komisi I DPRD Jabar, Tuti Turimayanti, mengapresiasi konsep perayaan terbuka yang merakyat ini. Ia menilai pelibatan UMKM sangat krusial di tengah banyaknya keluhan usahawan kecil terkait minimnya bantuan.

​”Di DPRD Jabar, banyak sekali keluhan masyarakat terutama untuk UMKM yang bantuannya masih kurang. Kegiatan yang mempertemukan lembaga penyiaran dan masyarakat ini jadi momentum penting memperkenalkan potensi usaha lokal secara lebih luas,” tegas Tuti.

​Tuti juga mengingatkan para pengelola stasiun TV dan radio agar tidak sekadar mengejar tren teknologi atau jumlah penonton, melainkan wajib menjaga integritas karya jurnalistik.

​”Kepercayaan masyarakat tumbuh ketika informasi yang diterima itu akurat, berimbang, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

​Ia mendorong pengawasan penyiaran terus ditingkatkan agar media arus utama adaptif terhadap konvergensi digital sekaligus tangguh menangkal disinformasi tanpa meninggalkan nilai budaya lokal.

​Kesuksesan Harsiarda 2026 di KBB ini terwujud berkat kolaborasi erat Pemkab KBB, KPID Jabar, PRSSNI, Kwarda Jabar, ATVSI, JRK, BSI, Pegadaian Peduli, serta berbagai mitra strategis lainnya. (AM)