Sirkuit Sentul Akan Didesain Ulang

KAPOL.ID – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, Sirkuit Sentul di Kabupaten Bogor akan didesain ulang pada tahun depan.

Sirkuit yang tercatat pernah menjadi tempat adu balap MotoGP pada 1996, nantinya akan menjadi salah satu sirkuit terbaik dunia dengan nama West Java Sentul International Circuit.

Hal tersebut dikatakan Kang Emil sapaan Ridwan Kamil saat membuka Kejurnas Balap Motor Bebek Piala Presiden 2021 di Sirkuit Sentul, Babakan Madang Kabupaten Bogor, Minggu (12/12/2021).

“Tahun depan di sini akan rebound dan didesain ulang menjadi salah satu sirkuit terbaik dunia, West Java Sentul International Circuit,” kata Kang Emil.

Kang Emil berharap West Java Sentul International Circuit bisa kembali menggelar ajang bertaraf internasional. Dengan begitu, pariwisata dan perekonomian masyarakat dapat meningkat.

“Nantinya bisa menggelar event-event bertaraf internasional dan diharapkan pariwisata dan ekonomi kerakyatan di sini meningkat,” ucapnya.

Kang Emil meminta dukungan dari semua pihak agar kedepannya West Java Sentul International Circuit dapat menjadi kebanggaan Indonesia, seperti Sirkuit Mandalika Lombok.

“Kalau NTB punya Sirkuit Mandalika, maka Jabar punya West Java Sentul International Circuit, mohon dukungan dari semua pihak,” tutur Kang Emil.

Rencana renovasi Sirkuit Sentul disambut baik oleh Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo yang juga hadir di Kejurnas Balap Motor Bebek Piala Presiden 2021.

IMI pun akan mendukung penuh rencana tersebut.

“Tadi sudah terdengar Pak Gubernur (Jabar) menyampaikan tekadnya bahwa sirkuit ini akan rebound akan direnovasi menjadi sirkuit terdepan, kita harus dukung,” ujar Bambang.

Bambang berharap, wajah baru Sirkuit Sentul berdampak pada prestasi dan lahirnya atlet-atlet otomotif berkualitas. “Semoga nantinya di sini lahir atlet-atlet otomotif Indonesia yang lebih maju,” ucapnya.

Kejurnas Balap Motor Bebek Piala Presiden 2021 yang diselenggarakan oleh IMI ini rencananya akan dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Namun, Presiden berhalangan hadir karena ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan.

“Seyogyanya Presiden akan hadir membuka tapi karena ada agenda yang tak bisa ditinggalkan, maka beliau titip salam untuk tetap semangat,” ucap Bambang. ***