BIROKRASI

Syarif, Tugas DPRD itu Menjaga, Kalau Tidak, Berarti Ada Problem

×

Syarif, Tugas DPRD itu Menjaga, Kalau Tidak, Berarti Ada Problem

Sebarkan artikel ini
H. Syarif Hidayat (memegang mic) memberikan pandangan saat menghadiri Silaturahmi IPA DPRD Kota Tasikmalaya di RM Ocoh Mangin, Rabu (21/10/2026).*

KAPOL.ID –
Wali Kota Tasikmalaya periode 2007-2012, H. Syarif Hidayat mengibaratkan peran DPRD sebagai watchdog atau anjing penjaga.

Tugasnya “mengonggong” untuk mengawasi jalannya roda pemerintahan kepada eksekutif sebagai representasi rakyat.

“Tugas dewan adalah menggonggong, kalau eksekutif ada kesalahan mah mengonggong.”

“Terus kenapa tidak menggonggong? Nah itu masalah, problem ya,” katanya saat menghadiri acara Ikatan Purna Anggota (IPA) DPRD Kota Tasikmalaya, di RM Ocoh Mangin, Rabu (21/10/2026).

Ketua IPA DPRD Kota Tasikmalaya, H. Enjang Bilawini mengatakan, banyak masukan konstruktif sesuai tema refleksi 25 tahun Kota Tasikmalaya.

Mulai dari aset, pengelolaan sampah, penurunan angka kemiskinan, fasilitas BLK. Hingga komunikasi yang lebih mudah karena dari level wali kota hingga presiden dari kader Gerindra.

“Bagaimanapun juga teman-teman mantan anggota DPRD pernah jadi anggota DPRD, pernah jadi vokalis DPRD pada masanya,” ujarnya.

Ia juga memberi tanggapan terkait “gonggongan” DPRD belum mengigit. Meskipun tidak dipungkiri masih ada sejumlah persoalan di Pemkot Tasikmalaya.

“Yang sekarang gonggongannya kurang tarik (kencang), belum mengigit. Kita juga tidak bisa menutupi sejumlah persoalan yang hari ini dialami Pemkot,” katanya.

Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya ini mengatakan, problem keterbatasan anggaran itu tidak bersifat parsial tapi bersifat nasional.

“Jangan karena keterbatasan anggaran lalu agresivitas jadi kendur. Ya jadi dewan kita harus tetap agresif dan kita harus tetap optimis.”

“Pembangunan harus sesuai tercapai dengan apa yang kita programkan dilaksanakan. Dan ukurannya sudah jelas itu kan dalam APBD,” katanya.

Jubir eksekutif

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim membantah lembaga yang dipimpinnya sebagai jubir eksekutif. Adapun kritik juga tetap tersampaikan kepada eksekutif.

“Oh tidak, tidak jubirnya. Hal-hal yang harus saya sampaikan, saya sampaikan kritik,” kata politisi Gerindra ini.

Ia mengatakan, semestinya dinas instansi ini membantu program di RPJMD, penjabaran visi dan misi pemerintah.

“Punten ya, OPD tidak kompak mah mau bagaimana membantu pak wali. Gak ada geng-gengan semua harus bersatu melaksanakan RPJMD,” katanya.

Meskipun demikian, Aslim memberi apresiasi forum IPA DPRD ini memberikan saran dan masukan konstruktif demi kemajuan Kota Tasikmalaya. ***