KANAL

Tahap Ketiga Penataan Cicadas, Satpol PP Bongkar Lapak PKL yang Tak Operasional

×

Tahap Ketiga Penataan Cicadas, Satpol PP Bongkar Lapak PKL yang Tak Operasional

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung kembali turun ke lapangan untuk melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL), Senin (4/5/2026).

​Langkah ini merupakan kelanjutan dari komitmen Pemkot Bandung dalam menata estetika kota sekaligus mempersiapkan infrastruktur transportasi masa depan. Penertiban kali ini tercatat sebagai tahap ketiga, setelah sebelumnya dilakukan pada awal dan pertengahan April lalu.

​Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Kasie Ranmas) Satpol PP Kota Bandung, Pardiman Hendri menegaskan bahwa pihaknya bergerak secara terukur dan berkelanjutan.

​”Ini adalah penertiban tahap ketiga. Kita lakukan secara bertahap, mulai dari 8 April, 21 April, hingga hari ini 4 Mei. Dan ini belum selesai, masih akan ada tahap berikutnya,” ujar Pardiman di sela-sela kegiatan.

​Dalam operasi kali ini, petugas menyasar 11 lapak yang terdiri dari enam kios dan lima meja dagangan. Menariknya, Satpol PP tidak asal bongkar. Pardiman menyebut, sasaran utama mereka adalah fasilitas yang sudah tidak digunakan lagi oleh pemiliknya.

​”Prioritas kami saat ini adalah kios yang tidak operasional. Untuk pedagang yang masih aktif berjualan, tentu perlakuannya beda karena nanti akan berkaitan dengan proses relokasi,” jelasnya.

​Penataan kawasan Cicadas ini bukan tanpa alasan. Wilayah legendaris di Kota Bandung ini diproyeksikan akan menjadi jalur utama Bus Rapid Transit (BRT). Konsekuensinya, kawasan tersebut harus bersih dari hambatan samping yang selama ini kerap memicu kemacetan.

​Terkait nasib pedagang yang masih aktif, Pardiman membocorkan bahwa skema relokasi tengah digodok bersama Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Bandung.

​”Kemarin sudah ada rapat koordinasi dengan Dinas KUKM. Intinya, tempat relokasi sedang disiapkan, namun teknis detailnya masih akan dibahas lebih mendalam di rapat lanjutan,” imbuhnya.

​Pantauan di lapangan, penertiban berlangsung kondusif. Satu peleton personel Satpol PP atau sekitar 30 orang diterjunkan untuk memastikan pembongkaran berjalan lancar.

​Tak hanya Satpol PP, unsur kewilayahan dari Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) juga tampak solid di lokasi.

​”Kami bersinergi dengan Babinsa, Koramil, Polsek, hingga pihak kecamatan dan kelurahan. Semua pihak satu suara agar penataan ini berjalan harmonis demi kenyamanan warga Bandung,” pungkas Pardiman. (JM)