BISNIS

Tarif Naik Commuter Line Cuma Rp 8 Saat HUT RI, KAI Siapkan Penambahan Armada dan Petugas

×

Tarif Naik Commuter Line Cuma Rp 8 Saat HUT RI, KAI Siapkan Penambahan Armada dan Petugas

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT KAI Group menghadirkan kabar gembira bagi masyarakat pengguna transportasi publik.

​Lewat promo spesial bertema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, masyarakat bisa menikmati layanan Commuter Line dengan tarif super murah, yakni hanya Rp 8 pada 17 Agustus 2026 mendatang.

​Direktur Utama KAI Commuter, Purnomo Sidi menyebutkan, promo tarif khusus ini berlaku di seluruh area layanan Commuter Line se-Indonesia, kecuali untuk rute Commuter Line Basoetta (Bandara Soekarno-Hatta).

​”Langkah ini merupakan bentuk apresiasi dan partisipasi KAI Commuter sebagai bagian dari KAI Group dalam mendukung program pemerintah, sekaligus memudahkan mobilitas masyarakat di momen istimewa kemerdekaan ini,” ujar Purnomo Sidi.

​Untuk menikmati tarif khusus ini, masyarakat pengguna Commuter Line Jabodetabek serta Yogyakarta-Palur dapat langsung melakukan transaksi pembayaran di hari H (17 Agustus 2026) menggunakan Kartu Multi Transaksi (KMT) atau metode pembayaran elektronik lainnya. Skema ini berlaku sejak jadwal keberangkatan pertama hingga kereta terakhir

​Sementara bagi calon penumpang Commuter Line Lokal di wilayah Merak, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya, tiket promo sudah bisa dipesan mulai tanggal 14 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB sampai 17 Agustus 2026 pukul 24.00 WIB khusus untuk keberangkatan tepat pada Hari Kemerdekaan.

​Menyusul adanya promo tarif Rp 8 ini, pihak KAI Commuter memprediksi bakal terjadi lonjakan pergerakan penumpang yang signifikan dibanding hari libur biasa:
​Jabodetabek: Diprediksi melonjak 16%, dengan estimasi volume mencapai 925 ribu penumpang.

​Area 6 Yogyakarta: Diproyeksikan naik 15,6%, atau sekitar 34 ribu orang.
​Area 2 Bandung: Diprediksi mengalami kenaikan 13,5%, atau mencapai 76 ribu penumpang.

​Area 8 Surabaya: Diproyeksikan naik 1% dibanding rata-rata hari kerja, atau sekitar 52 ribu lebih pengguna.
​Langkah Antisipasi dan Penambahan Armada Operasional

​Menanggapi potensi antrean dan kepadatan penumpang, KAI Commuter telah menyiapkan sejumlah strategi mitigasi. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda menegaskan, pihaknya akan mengoperasikan layanan perjalanan dengan mengacu pada pola operasional hari kerja (weekdays).

​”Untuk area Jabodetabek, kami akan mengoperasikan 1.065 perjalanan, meningkat dari yang biasanya hanya 1.032 perjalanan pada hari libur,” jelas Karina.

​Selain Jabodetabek, penambahan dan penyediaan armada juga disebar ke berbagai wilayah operasional:

​Area 2 Bandung: Disiapkan 57 perjalanan Commuter Line.
​Area 8 Surabaya: Disiapkan 50 perjalanan.
​Area 6 Yogyakarta: Disiapkan 31 perjalanan.
​Area Merak: Disiapkan 14 perjalanan.

​Tak hanya memaksimalkan jumlah perjalanan kereta, penambahan personel pengamanan dan petugas pelayanan di area stasiun juga diperketat. Khusus di area Jabodetabek dan Yogyakarta, skema penyekatan serta pengaturan antrean menuju peron akan diberlakukan guna mencegah terjadinya penumpukan massa.

​Pihak manajemen mengimbau pengguna jalan kereta api agar memastikan kecukupan saldo KMT, memesan tiket lokal lebih awal, serta selalu menjaga keselamatan diri dan keluarga.

​”Para orang tua diimbau untuk memastikan anak-anak selalu dalam pengawasan ketat, baik saat di peron maupun di dalam kereta. Utamakan pengguna yang akan turun serta selalu berdiri di belakang garis aman stasiun,” pungkasnya. (AM)