oleh

Telkom University Geliatkan Potensi Pendidik SD Plus Al Aitaam

KAPOL.ID – Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University, menggelar pelatihan mulai dari Public Speaking, penyusunan materi kreatif pembelajaran, hingga menyiapkan roadmap pendidikan anak yang dilakukan secara online pada Jumat 6 November 2020

Guna mendukung proses belajar mengajar dan aktivitas kelembagaan, para tenaga pendidik SD Plus Al Aitaam Bandung mengikuti rangkaian pelatihan yang diusung oleh dosen-dosen dari Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University

Rangkaian pelatihan diawali dengan pemaparan keterampilan menyusun materi pembelajaran secara kreatif oleh Anisa Diniati.

Canva dipilih sebagai perangkat yang diajarkan dan dapat dimanfaatkan oleh para tenaga pendidik agar dapat lebih mudah merancang materi ajar dengan berbagai desain yang menarik.

Choiria Anggraini selaku pemateri pelatihan public speaking mengatakan, dalam pelatihan tidak hanya menyusun materi ajar secara kreatif, keterampilan berbicara juga diperlukan untuk mempersuasi dan memotivasi peserta didik selama proses belajar mengajar.

“Bagi para tenaga pendidik, menguasi teknik berbicara di depan umum saja tidak cukup, mereka harus cukup terampil dan menyajikan materi pembelajaran secara kreatif untuk menarik minat dan perhatian peserta didik,” ujar Choiria

Untuk menyempurnakan pengembangan keterampilan tersebut, tenaga pendidik SD Plus Al Aitaam Bandung juga diarahkan dalam menyiapkan roadmap Pendidikan anak.

Religius, nasionalis, integritas, mandiri, dan gotong royong sebagai poros pendidikan perlu ditekankan sebagai kebijakan dalam dunia Pendidikan.

Dr. Roro Retno Wulan selaku ketua Abdimas dan pemateri pelatihan menuturkan, Pada abad ke-21 ini, selain pendidikan akademis, tentu juga dibutuhkan pendidikan karakter pada anak.

Kita itu harus mengajarkan anak sebagai satu kesatuan bahwa karakter itu adalah inti dari Pendidikan.

“Karakter sebagai poros pendidikan menjadikan pengenalan pada diri sendiri menjadi penting. Dalam mengembangkan nilai-nilai pada karakter anak juga kita bisa mengenalkan anak-anak dengan keragaman budaya, karena erat kaitannya dengan olah hati, olah pikir, olah karsa, dan olah raga,” ujar Roro . (Jae)***

Komentar