Untuk Masyarakat, Deni Sagara Siap Kembangkan Potensi Kelautan Jabar Selatan

  • Bagikan

KAPOL.ID- Kabupaten Tasikmalaya utamanya di wilayah bagian selatan memiliki lahan yang potensial untuk budidaya udang baik Vannamei maupaun udang lobster.

Di sepanjang pantai dari mulai Ciheras Kecamatan Cipatujah sampai Cimanuk Kecamatan Cikalong memiliki lahan yang bagus untuk budidaya udang.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan,  Dr. Ir Slamet Soebjakto. M.Si bersama Pengusaha yang bergerak di bidang hasil Kelautan, Deni R Sagara meninjau langsung potensi kelautan di Tasik Selatan Selasa (5/8/2020).

Peninjauan dilakukan mulai dari wilayah Cimanuk hingga wilayah Cipatujah. Ada banyak kolam budidaya yang sudah dibuat masyarakat. Namun masih tersedia lahan yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya udang Vannamei dan juga lobster.

Sepanjang bentangan pantai Kabupaten Tasikmalaya 54,5 Km itu memiliki potensi besar untuk pengembangan budidaya udang dan kondisinya masih belum dimanfaatkan secara optimal. Jauh jika dibandingkan dengan kawasan pantai wilayah Utara Jawa Barat.

Saat meninjau lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk kawasan kolam budidaya udang, Dirjen Budidaya, Dr Ir Slamet Soebjakto terkagum-kagum. Apalagi saat mengetahui data potensi yang masih sangat luas dengan kondisi iklim penunjang yang masih sangat bagus.

“Ini potensi yang sangat luar biasa. Dan masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan budidaya udang. Kami yakin Kabupaten Tasikmalaya ini bisa menghasilkan udang yang berkualitas,” katanya.

Saat ini Kementerian Kelautan dan Perikanan kata dia ditarget untuk bisa mengembangkan budidaya udang dengan luas 100 ribu hektar di seluruh Indonesia.

Dan Untuk Kabupaten Tasikmalaya eksisting lahannya masih sangat bagus. Karena belum banyak yang melakukan budidaya udang. Data yang ada di pemerintah Kabupaten Tasikmalaya baru sekitar 50 hektar saja.

Slamet mengharapkan potensi yang ada di Kabupaten Tasikmalaya tersebut bisa diolah dan dimanfaatkan untuk pengembangan budidaya udang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Pengusaha yang bergerak di bidang Hasil Kelautan, Deni R Sagara optimis untuk bisa mengembangkan potensi kelautan utamanya dibidang budidaya Udang di wilayah Tasik Selatan.

Pihaknya akan berusaha untuk bisa mengembangkan usaha bidang kelautannya di Tasik Selatan, karena lahan yang ada masih sangat luas. Tidak hanya udah Vannamei tetapi juga akan mengembangkan budidaya udang lobster.

“Kami akan fokus pada pengembangan budidaya udang Vannamei dan juga udang lobster. Karena setalah kami lihat Tasik Selatan ini memiliki potensi kelautan yang luar biasa dan masih belum termanfaatkan secara optimal,” kata Deni.

Untuk budidaya udang Vannamei Deni  akan mencoba membuat tambak udang dengan sistem kluster. Masing masing kluster seluas 10 hektar. Sedangkan Budi daya udang lobster dilakukan di sepanjang pantai yang bagus untuk budidaya udang lobster

“Insyaallah untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tasik Selatan kami akan berinvestasi di bidang budidaya udang, baik Vannamei maupaun udang lobster. Karena potensinya sangat besar,” kata pengusaha Asli Tasikmalaya itu.

Tidak hanya di Tasik Selatan saja, Deni juga akan mengembangkan usaha bidang kelautan di sepanjang pantai Jawa Barat bagian selatan yang memiliki potensi besar untuk hasil kelautan.

Saat ini Deni Sagara kembali fokus pada dunia usaha utamanya yang berkaitan dengan pangan. Sebelum terjun ke dunia Usaha lagi, Deni Sagara sempat berkecimpung di dunia politik dan dua kali menjadi anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

Namun sebelum terjun di dunia politik, Deni bergelut di dunia usaha. Dan kini lepas dari dunia politik, kembali menekuni dunia usaha. Saat ini Deni lebih banyak menghabiskan waktu di Jakarta untuk membangun relasi dan mengurus pasar ekspor untuk hasil kelautan.

“Semoga ihtiar ini bisa memberi manfaat yang besar bagi masyarakat Jabar utamanya masyarakat Tasikmalaya,” ucapnya.

  • Bagikan