Wabup Garut: Pilkades Terapkan Prokes, di TPS Wajib Ada Petugas Medis

  • Bagikan

KAPOL.ID – Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman menegaskan, keberadaan petugas kesehatan wajib adanya di setiap TPS (Tempat Pemungutan Suara) pada Pilkades serentak di Kabupaten Garut yang akan berlangsung pada tanggal 8 Juni mendatang.

Para petugas kesehatan tersebut ditempatkan untuk membantu mengantisipasi penularan Covid-19, agar pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Garut sesuai dengan Prokes dan bisa berjalan, aman, tertib serta lancar, tanpa adanya gangguan yang dapat mengancam kita semua.

Demikian dikatakan Helmi, saat melakukan monitoring pelaksanaan Pilkades sekaligus melakukan evaluasi 13 camat dan kepala Puskesmas di wilayah Garut Selatan Senin (17/5/2021) malam.

Seperti diketahui, pada tanggal 8 Juni mendatang, Kabupaten Garut akan melaksanakan Pilkades serentak di 217 desa dari 40 Kecamatan.

Di Wilayah Garut Selatan sendiri terdapat sebanyak 52 desa dari 13 Kecamatan yang akan mengikuti Pilkades Serentak, seperti Kecamatan Cisewu, Talegong, Caringin, Cikelet, Pameungpeuk, Bungbulang, Cisompet, Banjarwangi, Singajaya, Peundeuy, Mekarmukti, Pamulihan dan Kecamatan Pakenjeng.

“Karena Kegiatan Pilkades banyak mengundang massa, sementara masa Pandemi Covid-19 masih belum selesai di Kabupaten Garut pada khususnya, maka Pemerintah harus melakukan berbagai upaya agar Pelaksanaan Pilkades serentak bisa berjalan, aman, tertib, nyaman serta tidak minimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” tutur Helmi didampingi Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kab. Garut, Rena Sudrajat, dan Kepala Bidang LKD, Asep Jawahir, saat melakukan pertemuan tatap muka dengan para kepala puskesmas dan 13 Camat, dalam rangka monitoring dan evaluasi pilkades serentak 2021, Senin malam (17/05/2021), di salah satu hotel Kecamatan Pameungpeuk.

Karena alasan itu juga lanjut Helmi, pada kegiatan monitoring ia sengaja mengumpulkan para kepala Puskesmas untuk memastikan bahwa saat pelaksanaan Pilkades serentak nanti panitia, petugas kesehatan dan masyarakat lainnya bisa melaksanakan komitmen untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan.***

  • Bagikan