12 Orang Warga Majalengka Ikrar Keluar dari Khilafatul Muslimin

Sebanyak 12 Orang Warga Majalengka Ikrar Keluar dari Organisasi Khilafatul Muslimin

KAPOL.ID – Anggota Organisasi Khilafatul Muslimin Majalengka menggelar ikrar keluar dari Khilafatul Muslimin.

Bahkan, akan setia dengan Negara Kesatuan Repubilk Indonesia (NKRI) dan Pancasila yang dilaksanakan di Aula Kanya Wasistha Polres Majalengka Polda Jabar, Kamis (23/6/2022).

Kegiatan Ikrar keluar dari Khilafatul Muslimin disaksikan oleh Bupati Majalengka, Dr H. Karna Sobahi, Kapolres Majalengka Polda Jabar AKBP Edwin Affandi, Kodim 0617/Majalengka diwakili Pasi Intel Kapten Arm. Agus Rochman, Kajari Majalengka Eman Sulaeman.

Selain itu, disaksikan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kabupaten Majalengka Andi Hermawan, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kabupaten Makalengka Agus Suratman, Inspektur inspektorat Kabupaten Majalengka Hendra Krisniawan, Kepala Bakesbangpol Majalengka Dr H. Hery Rahyubi, Kepala Kemenag Majalengka Dr KH. Moh Mulyadi, Ketua MUI Majalengka KH. Anwar Sulaeman, Ketua FKUB Majalengka KH. Asep Syahidin dan Perwakilan Muhammadiyah, PUI, Persis, NU Majalengka.

Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi dalam kesempatan tersebut menyampaikan kegiatan pengucapan ikrar tersebut, merupakan bentuk implementasi pengikatan amanah dan guna melekatkan jiwa kepada berbangsa dan bernegara Bagi Indonesia.

Sementara, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo mengatakan,
NKRI ini terbentuk dari jasa para pahlawan.

Bahkan, diamanatkan oleh semangat Pancasila, apabila perkembangan dan pelaksanaan berbangsa dan bernegara ini disusupi oleh aliran yang salah/radikal akan merusak tatanan negara.

“Diharapkan Dengan kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial. Namun, bertujuan untuk lebih merekatkan dalam persatuan dan kesatuan sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945 dalam menjaga keutuhan NKRI,” harapnya.

Pada kali ini ada 12 orang Jemaah Khilafatul Muslimin yang ada di Majalengka yang melakukan pengucapan Ikrar keluar dari Organisasi Khilafatul Muslimin dan setia dengan Negara Kesatuan Repubilk Indonesia (NKRI) dan Pancasila.

“Seusai pengucapan ikrar, dilanjutkan dengan penandatanganan surat pernyataan setia kepada Negara Kesatuan Repubilk Indonesia (NKRI). Ikrar, diikuti sebanyak 12 orang jemaah di Majalengka,” ujarnya. ***