302 Siswa SMP Al Ma’soem Diwisuda Secara Luring dan Daring

  • Bagikan
Wisuda luring dan daring dilakukan SMP Al Ma'soem di masa pandemi Covid-19.

KAPOL.ID – Sebanyak 302 siswa SMP Al Ma’soem Tahun Ajaran 2020-2021 melaksanakan wisuda secara daring dan luring, Sabtu 5 Juni 2021, Jalan Raya Cipacing No. 22 Jatinangor, Kab. Sumedang.

Direktur Pendidikan Yayasan Al Ma’soem Bandung, Dr. Asep Sujana, M.M mengatakan, jumlah wisudawan sebanyak 302 orang.

Rinciannya, Kelas Reguler 273 orang dan Program Kelas Super 29 orang.

“Selamat untuk seluruh wisudawan, karena telah dinyatakan lulus 100%. Nilai tertinggi Ujian Sekolah diraih oleh Yumna Jilan Nafisha dari kelas X-B dengan jumlah nilai 1130 atau rata-rata nilai 94,17,” ujar dia.

Ia mengatakan, pada Ujian Sekolah tahun 2021, sebanyak dua orang siswa berhasil meraih nilai 100 pada mata ujian Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) atas nama Nanda Maulana Rozaki (Siswa Kelas IX-B) dan Alexa Vendra Syahira (Siswa Kelas IX-B).

Seperti tahun sebelumnya, untuk Tahun Ajaran 2020-2021, Kemendikbud meniadakan pelaksanaan Ujian Nasional SMP.

Nmaun, untuk Ujian Sekolah (US), SMP Al Ma’soem tetap menyelanggarakannya secara daring atau online.

“Rata-rata Nilai Ujian Sekolah Tahun Pelajaran 2020-2021 untuk 12 mata pelajaran di SMP Al Ma’soem 86,97 (Lebih baik dibanding tahun lalu, 86,13),” ucapnya.

Dikatakan, SMP Al Ma’soem sudah 2 tahun berturut-turut melaksanaan Ujian Sekolah secara daring/online.

“Pada acara wisuda hari ini akan diberikan penghargaan khas Al Ma’soem, yakni Cageur, Bageur, Pinter, dan Utama. Dengan rincian, penghargaan untuk kategori Pinter, Bageur, Cageur, Utama (Cageur-Bageur-Pinter) dan kategori Tahfidz Terbanyak,” tuturnya.

Ketua Yayasan Al Masoem, Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem, MS mengatakan bahwa tahun ini kedua kalinya melaksanakan wisuda purnasiswa dan santri secara daring/online.

Menurut Ceppy, keberhasilan para siswa tersebut tidak terlepas dari perjuangan dan usaha keras untuk menyelesaikan berbagai proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) serta tahapan evaluasi akhir yang harus ditempuh.

“Pada tahun ini, walaupun sudah tidak ada lagi Ujian Nasional, siswa harus mengikuti dan lulus dari 4 (empat) proses penilaian. Diantaranya, Portofolio, Penugasan, Ujian Praktik, dan Ujian Sekolah,” ucapnya.

Hasil pengolahan dari keempat komponen nilai tersebut, ujar dia menambahkan, akan menghasilkan nilai akhir yang akan dicantumkan di ijazah.

“Keberhasilan siswa juga tentu saja tidak terlepas dari dukungan dan do’a dari orang tua, wali kelas, serta bapak/ibu guru. Sudah sepantasnya semua berterima kasih kepada mereka atas segala bimbingan dan arahannya sehingga dapat berhasil seperti sekarang ini,” ujarnya.

Teruslah berdo’a mohon petunjuk, bimbingan, perlindungan dan takdir yang baik kepada Allah SWT agar Ananda dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Jagalah nama baik almamater kita, SMP Al Ma’soem dan PSAM. Mohon do’anya agar kampus kita ini selalu berada dalam lindungan serta ridlo Allah SWT,” tuturnya.

Selanjutnya, Ceppy memberikan penghargaan langsung kepada 14 orang wisudawan yang mendapat kategori UTAMA (Cageur – Bageur & Pinter), yaitu Amir Adam Robles Ruswandi, Ghilman Munif Al Rasyid, Jewel Hafizhoh Bikry, Khaira Lubna Muyassar, Nayla Shafa Setiawan, Rahmat Ramadhani, Raka Zulfikarana, Sheryl Shakiya Ramadhani, Ulfiana Afni, Annisa Salsabila, Rifky Aufa Pratama, Muhammad Zydan Ramadhan Amarudin Soleh, Muhammad Rakha Gavindaffa dan Ulfiana Afni.

Selain kategori UTAMA, Ceppy juga memberikan penghargaan kepada santri Al Ma’soem dengan kategori tahfidz terbaik yaitu Muhammad Rakha Gavindaffa, Arya Adwitya Arimurti dan Ulfiana Afni.

Penilaian kategori UTAMA dilihat dari beberapa indikator diantaranya kehadiran siswa / santri selama 3 tahun belajar di SMP Al Masoem, point pelanggaran, nilai akademis, keaktifan di Ekstrakurikuler dengan berbagai prestasinya. ***

 

  • Bagikan