KANAL

Waspadai Sakit Tenggorokan dan Batuk, Segera Tes

×

Waspadai Sakit Tenggorokan dan Batuk, Segera Tes

Sebarkan artikel ini
Kabid P2P Dinkes Kota Tasikmalaya, dr. Asep Hendra

KAPOL.ID –
Dinkes Kota Tasikmalaya merilis kenaikan kasus aktif covid-19 di Kota Tasikmalaya per Jumat (11/2/2022) mencapai 115 orang.

Total kasus aktif mencapai 427 orang dan terbanyak di Kecamatan Tawang mencapai 91 orang.

Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Tasikmalaya, dr. Asep Hendra mengatakan, kenaikan tersebut merupakan hasil pelacakan kasus aktif sebelumnya.

“Kasus aktif sudah tersebar, ada di lingkungan pendidikan, perkantoran dan tenaga rumah sakit ”

“Disebut klaster belum ya, karena rata-rata tertularnya itu dari anggota keluarga di rumah,” katanya, Jumat (11/2/2022).

Adapun kenaikan yang begitu besar, lanjut dia, karena hasil tes saat pelacakan banyak yang tertular.

“Ini bisa terus bertambah kalau kita semua tidak waspada dan prokes saat menjalani aktivitas di luar,” ucapnya.

Untuk mencegah kasus lebih meluas dan bertambah, ia mengatakan perlu mewaspadai gejala yang menyerupai flu.

Mulai dari sakit tenggorokan, disertai batuk dan pilek. Setidaknya dengan tes bisa mengetahui secara pasti terpapar covid-19 atau tidak.

“Kalau tesnya negatif yang bisa beraktivitas. Kalau bergejala dan punya penyakit penyerta segera ke rumah sakit.”

“Sehingga bisa mencegah penularan lebih luas, kasihan anggota keluarga dan tetangga ataupun rekan kerja terpapar,” imbuh Asep.

Ia belum bisa memastikan apakah karena varian omicron atau bukan karena membutuhkan hasil laboratorium yang komprehensif.

“Kita sudah mengirim 30-an sampelnya ke Bandung, tapi belum keluar juga sampai hari ini,” ucapnya.

Asep mengatakan, protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan sering mencuci tangan merupakan hal yang paling mudah terhindar dari paparan covid-19.

“Instruksi dari pusat juga tidak dahulu ada pembatasan aktivitas masyarakat. Selama kasusnya terkendali.”

“Vaksin yang belum, segera. Terbukti yang sudah mendapat dua dosis dapat meminimalisasi tingkat keparahan ketika terpapar covid-19,” katanya. ***