BISNIS

Harga Mentimun Cuma Rp 500 Per Kilo, Petani Kelabakan

×

Harga Mentimun Cuma Rp 500 Per Kilo, Petani Kelabakan

Sebarkan artikel ini
Harga Mentimun
Harga mentimun anjlok hingga Rp 500 per kilo. (Foto: Istimewa)

KAPOL.ID — Di tengah masih tingginya harga tomat yang masih berada di harga Rp 18.000 per kilo untuk tomat sayur dan Rp 28.000 per kilo untuk tomat besar, ada satu hal yang membuat para petani sayuran tercengang.

Bagaimana tidak, harga mentimun di tingkat petani saat ini, harganya jatuh hingga hanya Rp 500 per kilo.

“Iya kemarin masih 1.800, sekarang cuma 500 perak (rupiah, Red.) per kilonya,” kata Ateng, salah seorang petani sayuran di Kampung Pasirhuni, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (31/3/2024).

Harga yang sangat minim tersebut mulai terjadi pada Jumat (29/3) pagi. Kondisi seperti itu membuat para petani kebingungan apalagi bagi para petani yang memiliki kebun mentimu luas.

Jiga hal seperi ini sudah terjadi, maka kerugian besar bakal dirasakan para petani. Khusunya yang menanam mentimun.

Dengan demikian biasanya para petani membiarkan mentimun-mentimun yang sudah siap panen tersebut di kebun.

“Ya kalau sudah begini mah, pasrah saja. Kami biarkan saja. Kalaupun ada warga yang mau, silahkan saja ambil semaunya, gratis. Karena panen juga percuma, ongkos yang memetik itu tidak murah. Biasanya sehari upahnya 50.000 satu orang, sedangkan dalam setiap panen itu tidak kurang dari lima orang sehari,” kata Ateng.

Sementara itu, menurut Anis, salah seorang bandar sayuran dari Desa Cigadog, harga mentimun yang tiba-tiba anjlok hingga cuma Rp 500 per kilo, bukan sesuatu yang aneh.

“Biasa-biasa saja, Pak. Nggak aneh. Harga mentimun memang sering terjadi seperti itu. Jika turun bisa sampai tiga bahkan lima kali lipat dari harga normalnya,” kata Anis.

Fenomena anjloknya harga mentimun tersebut, kata Anis, biasanya terjadi pada bulan Ramadan. Terutama sepuluh atau lima belas hari sebelum Idulfitri.

“Biasanya dari dulu juga sering seperti itu, lima belas atau sepuluh hari mau lebaran harganya sering tiba-tiba turun. Harganya akan naik kembali pada lima atau tiga hari sebelum lebaran,” lanjut Anis.

Kenaikan harga nantinya, kata Anis, bisa sepuluh kali lipat dari harga sekarang. Namun berdasarkan pantauan di pasar Singaparna, harga jual mentimun per kilo masih normal pada kisaran Rp 4.000 hingga Rp 4.500.

“Satu kilonya 4.000, Pak,” kata Uum Umyati, pedagang sayur di pasar Singaparna.
Harga tersebut, kata Uum, sudah terjadi sejak awal puasa lalu.

Ketika ditanya mengenai harga dari petaninya anjlok hingga Rp 500, Uum mengaku tak mengetahuinya.

“Ya kalau harga dari petaninya mah tidak tahu. Karena saya beli dari bandar yang ngirim ke sini harganya 2.800 per kilonya,” Uum menandaskan.

Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment

Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv