BISNIS

Daop 2 Bandung Wanti-wanti Pemudik: Datang Lebih Awal, Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Berangkat

×

Daop 2 Bandung Wanti-wanti Pemudik: Datang Lebih Awal, Boarding Ditutup 5 Menit Sebelum Berangkat

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengeluarkan imbauan penting demi kelancaran perjalanan para pelanggan yang hendak pulang kampung menggunakan jasa keretaapi diminta untuk datang lebih awal ke stasiun.

​Aturan Boarding 5 Menit Sebelum Berangkat
​Khusus bagi penumpang Kereta Api Jarak Jauh yang berangkat dari Stasiun Bandung dan Stasiun Kiaracondong, ada aturan main yang harus diperhatikan. Proses boarding alias naik ke kereta akan ditutup tepat 5 menit sebelum jadwal keberangkatan.
​Bukan tanpa alasan, kebijakan ini berkaitan dengan fasilitas skybridge yang menghubungkan ruang tunggu menuju peron.

​”Kami mengimbau pelanggan, khususnya dari Stasiun Bandung dan Kiaracondong, agar datang lebih awal. Boarding ditutup 5 menit sebelum berangkat karena penumpang butuh waktu untuk berjalan lewat skybridge menuju rangkaian kereta,” ujar Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo. Kamis (13/3/2026)

​Menurut Kuswardojo, aturan ini sebenarnya sudah konsisten diterapkan sejak tahun 2024. Tujuannya jelas: meningkatkan standar keselamatan. Pihak KAI ingin menghindari insiden penumpang yang lari tergesa-gesa di area peron saat waktu keberangkatan sudah mepet.

​Meski keberadaan skybridge membuat pergerakan penumpang lebih tertata dan aman karena tidak lagi memotong jalur rel, tetap saja dibutuhkan waktu ekstra untuk berjalan kaki sampai ke posisi kereta berhenti.

​Mengingat volume penumpang selama masa Lebaran bakal membludak, Daop 2 Bandung menyarankan beberapa langkah antisipasi bagi calon pemudik:

​Perhitungkan Waktu Perjalanan: Antisipasi kemacetan menuju stasiun.
​Siapkan Tiket: Pastikan proses pemeriksaan dokumen tidak memakan waktu lama.
​Disiplin Waktu: Sudah berada di area boarding jauh sebelum jam keberangkatan.

​”KAI Daop 2 Bandung berkomitmen memberikan layanan prima selama Angkutan Lebaran 2026 ini. Namun, kenyamanan dan ketertiban tersebut tetap memerlukan kerja sama dan kedisiplinan dari para pengguna jasa.”pungkasnya. (Jm)