PENDIDIKAN

Cara Unik SMPN 1 Conggeang Tangani Sampah: Menggabungkan Olahraga dan Edukasi Lingkungan

×

Cara Unik SMPN 1 Conggeang Tangani Sampah: Menggabungkan Olahraga dan Edukasi Lingkungan

Sebarkan artikel ini

SUMEDANG, KAPOL.ID – Biasanya, memungut sampah dianggap sebagai rutinitas yang membosankan. Namun, SMP Negeri 1 Conggeang berhasil mengubah pandangan tersebut menjadi sebuah kompetisi seru yang menyehatkan melalui ajang bertajuk “Spogomi” (Sport dan Gomi).

Bekerja sama dengan Yakult Indonesia serta didukung penuh oleh Dinas Pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumedang, sekolah ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan bisa berjalan beriringan dengan kegembiraan.

Apa itu Spogomi?
Spogomi adalah konsep memungut sampah yang dikemas layaknya sebuah cabang olahraga. Para siswa tidak hanya sekadar mengambil sampah, tetapi mereka berkompetisi dalam tim untuk mengumpulkan, memilah, dan menimbang sampah sesuai aturan tertentu dalam batas waktu yang telah ditetapkan.

Kepala SMPN 1 Conggeang, Adang Rohendi, S.Pd., menjelaskan bahwa inovasi ini bertujuan agar siswa memiliki kesadaran ekologis tanpa merasa terbebani. “Kami ingin semangat menjaga kebersihan ini tertanam secara natural. Dengan Spogomi, mereka belajar kerja sama tim, kedisiplinan, sekaligus kepedulian lingkungan,” ungkapnya.

Acara yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, ini berlangsung sangat meriah. Sebelum “bertanding”, para siswa diajak melakukan Senam Happy Yakult bersama instruktur Ibu Mutiara untuk membakar semangat.

Setelah peluit dimulainya aksi yang diitiupkan oleh koordinator lapangan, Bapak Khasan Basri, para siswa langsung menyisir area luar ruangan. Mereka berburu sampah plastik, kertas, dan organik dengan penuh antusiasme. Uniknya, usai berkompetisi, seluruh peserta diajak menjaga kesehatan pencernaan dengan minum Yakult bersama.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah (Disdik & DLH) dan pihak swasta (Yakult). Perwakilan Yakult Bandung-1, Bapak Syawal, bersama perwakilan dinas terkait, mengapresiasi tinggi inisiatif ini sebagai langkah konkret membentuk karakter “Generasi Hijau” di Sumedang.

Di akhir acara, kejutan diberikan kepada tim-tim pemenang yang paling efektif dalam memilah sampah. Penghargaan dan souvenir diserahkan langsung oleh para pejabat yang hadir, ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama menjaga bumi.

Melalui Spogomi, SMPN 1 Conggeang tidak hanya membersihkan lingkungan sekolah, tetapi juga berhasil menyuntikkan cara pandang baru bagi para siswa: Bahwa menyelamatkan bumi bisa dimulai dengan cara yang asyik dan menyehatkan.***