KANAL

Hendak Jemput Rombongan Pengajian, Angkot di Cigalontang Malah Nyungseb ke Jurang Sedalam Puluhan Meter

×

Hendak Jemput Rombongan Pengajian, Angkot di Cigalontang Malah Nyungseb ke Jurang Sedalam Puluhan Meter

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Nasib nahas menimpa Dadang, seorang pengemudi angkutan pedesaan (Angkot) jurusan Cigalontang-Singaparna. Kendaraan yang dikemudikannya terjun bebas ke jurang di Kampung Cibaeud, Desa Lengkongjaya, Kecamatan Cigalontang, Selasa (28/4/2026) siang sekira pukul 11.00 WIB.

​Peristiwa itu bermula saat Dadang hendak menjemput rombongan ibu-ibu yang baru saja selesai melaksanakan pengajian. Namun, saat melintasi akses jalan yang sempit, ban kendaraan menyentuh batu di pinggir jalan yang kemudian ambrol.

​”Waktu itu jalan memang pas-pasan hanya untuk satu mobil. Pas lewat, di sebelah kiri ada batu. Begitu terlindas, batunya malah jatuh ke jurang dan mobil langsung ikut nyelonong ke bawah,” ujar Dadang

​Lantaran kondisi jurang yang cukup dalam, mobil angkot tersebut sempat berguling-guling beberapa kali sebelum akhirnya terhenti di sebuah kolam milik warga di dasar jurang. Dadang yang saat itu berada di balik kemudi ikut terjepit dan terbawa berguling di dalam kabin.

​Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sontak menjerit histeris. Wahidin, salah seorang warga yang sedang memperbaiki saluran air di sekitar lokasi, mengaku kaget mendengar teriakan minta tolong.

​”Saya lagi benerin air, tiba-tiba dengar orang teriak-teriak ada angkot jatuh. Saya langsung lari ke bawah buat nolongin sopir yang masih ada di dalam mobil,” kata Wahidin.

​Proses evakuasi berlangsung dramatis. Wahidin dibantu warga lainnya segera mengeluarkan Dadang dari himpitan badan mobil dan membawanya kembali ke atas.
​Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Saat peristiwa terjadi, angkot dalam keadaan kosong tanpa penumpang karena memang baru akan menjemput rombongan.

​”Alhamdulillah, sopir hanya mengalami luka lecet di bagian kaki dan tubuh. Tapi kondisi mobilnya rusak parah akibat benturan saat berguling ke bawah,” pungkas Wahidin. (Adji Shg)