SUMEDANG, KAPOL.ID – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sumedang berhasil mengakhiri petualangan seorang pria paruh baya yang nekat menyamar sebagai anggota TNI berpangkat Kapten.
Tersangka berinisial E (62), atau yang akrab disapa Topan, diringkus kepolisian setelah aksi penipuannya terhadap sejumlah pedagang pasar di wilayah Jawa Barat viral di media sosial.
Penangkapan ini merupakan hasil kolaborasi taktis antara Tim Buser Polres Sumedang, Unit Resmob Polres Cimahi, dan Polsek Pamulihan. Pelaku yang merupakan warga Cisarua, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat ini, berhasil diamankan di wilayah Cihampelas, Bandung Barat, setelah sempat menjadi buronan.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandiryo Mahardika, dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (30/04/2026), menjelaskan bahwa tersangka menjalankan aksinya dengan mengenakan seragam dan atribut militer lengkap untuk meyakinkan para korban.
“Pelaku melancarkan aksinya dengan atribut militer untuk mengintimidasi sekaligus meyakinkan korbannya, yang mayoritas adalah pedagang pasar. Aksi ini telah menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat,” ujar AKBP Sandiryo seperti dikutif salah satu akun medsos
Penyelidikan bermula dari laporan para pedagang di Pasar Cimanggung, Sumedang, yang menjadi korban penipuan pelaku. Setelah dilakukan pendalaman, diketahui bahwa jejak penipuan Topan tersebar di berbagai titik pasar di wilayah Jawa Barat.
Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa atribut militer yang digunakan untuk menunjang penyamarannya. Saat ini, tersangka E tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Sumedang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Pihak kepolisian juga tengah melakukan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.
Menanggapi peristiwa ini, Kapolres Sumedang mengimbau warga agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang meminta sesuatu dengan mengatasnamakan instansi tertentu, terutama jika menunjukkan gelagat mencurigakan.
“Kami meminta masyarakat untuk selalu waspada dan tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib. Kami akan bertindak cepat merespons laporan yang meresahkan ketertiban umum,” tegasnya.***












