KANAL

Dankodiklatad Turun Gunung ke Cipanas, Pantau Pilot Project Rantai Pasok Pangan Nasional

×

Dankodiklatad Turun Gunung ke Cipanas, Pantau Pilot Project Rantai Pasok Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Komandan Kodiklatad, Letjen TNI Dr. Mohamad Hasan, S.H., M.H., turun langsung meninjau lokasi Pilot Project pengembangan ekosistem food supply chain di D’Colonel Resto, Cipanas, Senin (11/5/2026).

​Kunjungan jenderal bintang tiga ini bukan sekadar seremoni. Agenda ini memfokuskan pada konsep Agro Food Collection Center (AFCC) dan Cold Chain Ecosystem. Sebuah terobosan dalam pengamanan rantai pasok pangan, terutama untuk menyokong program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digenjot pemerintah.

​Pantauan di lokasi, Dankodiklatad tak sendirian. Tampak hadir Bupati Cianjur, Ketua Satgas Protein KADIN Indonesia, Dandim 0608/Cianjur, Kapolres Cianjur, serta perwakilan Koperasi Desa Merah Putih dan para pelaku UMKM.

​Dalam arahannya, Letjen TNI Mohamad Hasan menekankan bahwa urusan perut rakyat adalah bagian dari ketahanan nasional. Ia menegaskan, kolaborasi di lapangan tidak boleh hanya sekadar wacana di atas kertas.

​”Sinergi seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha, hingga masyarakat adalah kunci. Kita ingin membangun ekosistem pangan yang kuat, berkelanjutan, dan manfaatnya harus dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegas Dankodiklatad

​Senada dengan hal tersebut, Bupati Cianjur menyatakan kesiapan jajarannya. Pemkab Cianjur berkomitmen penuh mendukung program kolaborasi ini, termasuk mengerahkan perangkat daerah dan bersinergi dengan Forkopimda agar implementasi di wilayah berjalan mulus.

​Peran Strategis KADIN dan Koperasi
​Di sisi lain, Ketua Satgas Protein KADIN Indonesia memaparkan komitmennya untuk memperkuat ekosistem protein berbasis koperasi. Melalui pendekatan AFCC, tata kelola dari mulai produksi hingga distribusi akan dibuat lebih terukur dan aman.

​Pertemuan ini sekaligus menjadi ajang koordinasi krusial antara Satgas Protein KADIN dan Kementerian Koperasi RI. Cianjur dipilih sebagai wilayah percontohan karena dianggap memiliki potensi besar dalam penguatan rantai pasok pangan nasional.

​Dengan hadirnya petinggi TNI AD dalam pengawasan proyek ini, diharapkan percepatan ekosistem pangan yang tangguh dan aman di Jawa Barat, khususnya Cianjur, dapat segera terwujud demi mendukung kedaulatan pangan nasional. ***