KAPOL.ID – Kemenangan dramatis Persib Bandung atas Persija Jakarta dalam lanjutan Super League 2025/2026 disambut hangat oleh publik sepak bola Jawa Barat. Namun, euforia tersebut diharapkan tidak dilakukan secara berlebihan yang justru dapat memicu potensi gesekan
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para Bobotoh, untuk tetap rendah hati dalam merayakan kemenangan tim kebanggaannya.
Ia menekankan pentingnya menjaga sikap sebagai bangsa yang memiliki jiwa kesatria.
“Imbauannya, tidak boleh euforia berlebihan terhadap kemenangan. Kita harus memperhatikan langkah ke depan dan perlihatkan bahwa kita adalah bangsa kesatria,” ujar pria yang akrab disapa KDM ini, Senin (11/5/2026).
Terkait wacana perayaan jika nantinya Persib berhasil mengunci gelar juara Super League musim ini, KDM menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen dan tim untuk menentukan lokasi selebrasi, baik itu di Kota Bandung maupun di luar daerah.
Senada dengan Gubernur, Kapolda Jabar Irjen Pol. Rudi Setiawan turut memberikan atensi khusus terkait pergerakan massa suporter di jalan raya. Ia meminta Bobotoh yang merayakan kemenangan untuk tetap disiplin dan mengutamakan keselamatan diri maupun orang lain.
Pihaknya tidak ingin perayaan kemenangan justru dinodai oleh tindakan yang merugikan kepentingan umum atau mengganggu kelancaran lalu lintas.
“Jangan sampai mengganggu dan merugikan pihak lain. Saat kita merayakan, ingat ada saudara-saudara kita yang punya kepentingan lain di jalan, jadi kita harus saling menghormati,” tegas Kapolda.
Jenderal bintang dua tersebut memastikan bahwa sejauh ini kondisi keamanan di wilayah hukum Jawa Barat terpantau kondusif. Ia berharap, kedewasaan suporter terus meningkat sehingga tidak ada lagi persinggungan antarpendukung di masa mendatang.
“Jabar kondusif, dan kita harap tidak ada lagi gesekan-gesekan di lapangan,” pungkasnya. (Jae)






