KABAR PRIANGAN ONLINE — Sinergi antara Kementerian Pertanian (Kementan) RI dan Pemerintah Kabupaten Sumedang terus diperkuat demi mendongkrak produktivitas sektor agraris.
Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP), Pemkab Sumedang meninjau langsung pembangunan Jaringan Irigasi Tersier sepanjang 130 meter di Desa Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari, Rabu (22/7/2026).
Monitoring dan evaluasi lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala DPKP Kabupaten Sumedang, Dr. H. Tono Suhartono, SP., MM., didampingi Kepala UPTD PKP Wilayah Tanjungsari, tim teknis, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL). Peninjauan ini dilakukan guna memastikan pengerjaan fisik memenuhi standar teknis dan siap difungsikan secara optimal oleh petani.
Kolaborasi infrastruktur ini menjadi jawaban konkret atas kendala ketersediaan air yang selama ini membayangi para petani lokal saat musim tanam.
Hadirnya jaringan irigasi yang terintegrasi ini langsung dirasakan dampaknya oleh para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri Desa Kadakajaya. Aliran air yang stabil kini membuka peluang peningkatan Indeks Pertanaman (IP) di kawasan tersebut.
Abah, salah seorang petani anggota Kelompok Tani Mandiri, menyampaikan rasa optimisnya atas bantuan jaringan irigasi tersier tersebut.
“Dengan aliran irigasi yang lancar ini, pasokan air ke lahan jadi jauh lebih terjamin. Insyaallah produksi pertanian kami meningkat. Dari yang biasanya hanya bisa menanam dua kali setahun, kini kami optimistis bisa sampai tiga kali masa tanam,” tutur Abah.
Atas terealisasinya program ini, perwakilan petani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menteri Pertanian RI, Bupati Sumedang, serta jajaran DPKP Kabupaten Sumedang.
Melalui pengawalan intensif terhadap program-program bantuan dari pemerintah pusat, DPKP Kabupaten Sumedang di bawah kepemimpinan Dr. H. Tono Suhartono terus memperkokoh posisi Sumedang sebagai salah satu lumbung pangan utama di Jawa Barat. (Guh)***
(Sumber Data: DPKP Kabupaten Sumedang)












