KAPOL.ID – Suasana syahdu bercampur meriah terasa kental di masjid Pesantren Kholafiyah Miftahul Hasanah, pagi ini.
Ratusan santri, wali santri, dan majlis asatidz berkumpul dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dengan konsep yang “wow” dan penuh makna.
Mengusung nuansa modern tradisional, acara ini menghadirkan dekorasi yang estetik banget. Terlihat deretan hidangan tumpeng, kue, dan buah-buahan disajikan di atas tampah anyaman dan meja panjang beralaskan kain putih.
Karpet merah membentang luas, dihiasi rangkaian bunga mawar, hydrangea pink, dan krisan putih yang bikin suasana makin khidmat sekaligus instagramable.
“Konsepnya kita ingin anak-anak merasakan cinta Nabi tidak hanya lewat ceramah, tapi juga lewat rasa kebersamaan. Makanya ada jamuan bersama dengan tata letak yang rapi dan indah seperti ini,” ujar Didin Najmudin salah satu panitia.
Acara inti diisi dengan pembacaan sholawat, mauidhoh hasanah, dan pembacaan riwayat kelahiran Nabi. Para santriwati dengan seragam putih dan jilbab rapi tampak khusyuk duduk melingkar mengikuti acara. Di sisi aula, sound system sudah disiapkan untuk mengumandangkan sholawat yang menggema ke seluruh ruangan.
Yang bikin “keren” lagi, pesantren juga mengundang wali santri untuk ikut duduk bersama. Ini jadi momen silaturahmi antara pesantren, santri, dan orang tua. Hidangan yang disajikan bukan hanya sekadar jamuan, tapi simbol rasa syukur atas nikmat dan teladan akhlak Rasulullah.
Pengasuh Pesantren Kholafiyah dalam tausyiahnya menegaskan, peringatan Maulid bukan hanya seremonial.
“Kita ingin menanamkan 3 sifat Rasul yang disebut dalam QS. At-Taubah 128: _Aziz, Rouf, Rohim_. Tegas dalam kebenaran, lembut kepada sesama, dan penyayang kepada umat,” tegasnya.
Acara ditutup dengan muhasabah, doa bersama dan makan bersama. Para wali santri mengaku bangga.
“MasyaAllah, pesantren sekarang acaranya tertata rapi, anak-anak juga jadi lebih semangat belajar siroh Nabi,” kata bang iyus salah satu wali santri.
Dengan konsep yang memadukan nilai spiritual dan estetika modern, Peringatan Maulid di Pesantren Kholafiyah tahun ini berhasil menjadi bukti bahwa mencintai Nabi bisa dikemas dengan cara yang kreatif, khidmat, dan tentunya… kerennn!
KH.Shofwan wahyudin mengupas tuntas perhurup, kata dan penjelasan daging full qs.Attaubah ayat 128-129, muhasabah oleh hj.Ai zakiah derajat tim solawat kholafiyah di hadiri oleh sesepuh pesantren miftahul hasanah ibu hj.Siti julaikho , alumni kholafiyah, walisantri dan ratusan jamaah yang hadir. ***








