KANAL

Wujud Keterbukaan Publik, BAZNAS Sumedang Buka Laporan Penyaluran Zakat Agustus 2026

×

Wujud Keterbukaan Publik, BAZNAS Sumedang Buka Laporan Penyaluran Zakat Agustus 2026

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID — Bentuk komitmen terhadap prinsip keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban publik kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang.

Lembaga pengelola zakat daerah tersebut secara resmi merilis laporan rinci penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk periode Agustus 2026.

Dalam laporan resmi tersebut, total dana ZIS yang berhasil didistribusikan sepanjang bulan Agustus 2026 mencapai Rp718.559.000. Dana tersebut disalurkan secara terukur dan tepat sasaran kepada 845 penerima manfaat yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumedang.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang, H. Ayi Subhan Hafas, menyampaikan bahwa publikasi data penyaluran dana secara berkala merupakan bagian fundamental dari good governance.

Menurutnya, langkah ini diambil agar masyarakat khususnya para muzaki dapat memantau dan memverifikasi langsung alokasi dana yang telah dipercayakan kepada lembaga.

Distribusi Dana Berdasarkan Lima Pilar Program

Penyaluran dana senilai Rp718,5 juta tersebut dialokasikan ke dalam lima pilar program prioritas:

Sumedang Takwa: Rp379.558.900 (Alokasi terbesar untuk dukungan sarana keagamaan dan pembinaan umat)

Sumedang Peduli: Rp139.714.000 (Bantuan kedaruratan sosial dan penanganan kebencanaan)

Sumedang Sehat: Rp109.729.200 (Bantuan biaya pengobatan dan pemulihan kesehatan warga kurang mampu)

Sumedang Cerdas: Rp76.451.500 (Dukungan keberlanjutan pendidikan dan bantuan beasiswa)

Sumedang Makmur: Rp13.105.400 (Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui bantuan usaha kecil)

Memperkuat Akuntabilitas dan Kepercayaan Masyarakat

Langkah BAZNAS Kabupaten Sumedang mengumumkan laporan penyaluran ini menegaskan penerapan horizontal accountability, yakni wujud pertanggungjawaban langsung lembaga amil zakat kepada publik sebagai pemilik amanah.

Terjangkaunya 845 penerima manfaat hanya dalam tempo satu bulan memperlihatkan efektivitas kinerja manajerial serta kesiapan jaringan distribusi di lapangan. Konsistensi mempublikasikan laporan keuangan ini diharapkan terus merawat kepercayaan publik sekaligus memastikan keberadaan zakat memberi dampak sosial nyata bagi masyarakat Sumedang.***