KAPOL.ID-
Pemprov Jawa Barat yang berhasil mengendalikan wabah covid-19. Begitupun apresiasi serupa disampaikan kepada Pemkot Sukabumi yang kini menjadi satu satunya, Kota dan Kabupaten di Jawa Barat menjadi salah satu zona hijau.
Hal ini pun di apresiasi oleh Wakil Presiden Indonesia, Ma’ruf Amin yang datang dan menyempatkan diri meninjau sekolah pertama yang menjalankan kegiatan tatap muka SMAN 4 Kota Sukabumi.
“Kami memberikan apresiasi tidak hanya kepada pak Gubernur yang bisa mengendalikan Jawa Barat sehingga R0-nya menjadi di bawah satu.”
“Langkah yang dilakukan Gubernur Jabar tidaklah mudah, dan saya juga mengapresiasi. Tapi apresiasi serupa diberikan kepada Wali Kota yang bisa menjadikan Kota Sukabumi sebagai zona hijau,” katanya.
Ia menegaskan, berbagai sarana dan prasarana protokol kesehatan harus disiapkan secara matang. Mulai mulai dari alat pengukur suhu, wastafel, sterilisasi dengan disinfektan hingga penyediaan hand sanitizer harus dipersiapkan.
“Protokol kesehatan harus benar-benar diterapkan di sekolah yang akan membuka kegiatan pembelajaran secara tatap muka,” katanya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, kegiatan KBM di SMAN 4 Kota Sukabumi ini dianggap menjadi role model secara nasional.
“Kami katakan sekolah ini luar biasa dengan kehati-hatian. Aktivitas kegiatan sekolah dengan memberlakukan belajar dengan tiga sift.”
“Mereka ingin belajar dengan menggunakan protokol kesehatan masing-masing daerah,” katanya.
Kendati KBM Tatap Muka diberlakukan kembali di sekolah tersebut, kata Nadiem, pemerintah maupun pihak SMAN 4 tidak memaksakan orang tua untuk mengizinkan anaknya kembali mengikuti KBM tatap muka jika masih merasa khawatir.
”Tapi, memang ini keputusannya memacu sesuai Kepala Daerah dan Kepala Sekolah. Bahkan, keputusan orang tuanya bebas untuk tidak menyekolahkan anaknya secara tatap muka,” katanya.
Hadir mendampingi dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta Wali Kota Sukabumi, Ahmad Fahmi.***











