KAPOL.ID –
Tambahan kasus terkonfirmasi positif di Kota Tasikmalaya mencapai 50 orang dan kemungkinan terus bertambah.
Penambahan tersebut berasal dari klaster pondok pesantren di Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya.
“Ini yang kita khawatirkan, mayoritas tanpa gejala. Tahu-tahu banyak yang terpapar setelah dilakukan tes swab. Tadi siang 40, lalu bertambah menjadi 50.”
“Hasil tes baru keluar tadi siang, dan besok lusa bakal keluar lagi hasil lainnya,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. Uus Supangat, Kamis (1/10/2020).
Ia mengatakan, penambahan kasus yang terjadi akhir-akhir ini dari 200 sampel. Namun masih ada 500 sampel belum selesai dilakukan pemeriksaan oleh tim.
“Kemungkinan bertambah selalu ada, semua berharap tidak. Sebab saat ini kapasitas ruang isolasi di semua rumah sakit penuh,” katanya.
Saat ini kapasitas RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya mencapai 49 bed, lalu tersebar di beberapa rumah sakit swasta 15. Lalu tambahan Rusunawa Unsil di Tamansari mencapai 60 bed.
“Kita dalam fase melampaui kemampuan medis. Yang dirawat sekarang itu 84, sekarang bertambah 50. Bakal ada yang tidak tertampung,” katanya.
Sebagai alternatif, khusus klaster pesantren akan dilakukan isolasi mandiri namun mendapat pengawasan ketat dari tim medis.
“Supaya tidak saling menular, pasien positif yang 50 itu nelakukan isolasi mandiri di pesantrennya. Itu salah satu opsinya,” katanya. ***












