KANAL

Cipasung Bak Kota Mati

×

Cipasung Bak Kota Mati

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID –
Jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 (Corona) di Kabupaten Tasikmalaya akhir-akhir ini terus meningkat membuat masyarakat ‘parno’.

Salah satunya terjadi di sekitar kompleks Ponpes Cipasung Desa Cipakat Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

“Jelas ‘parno’ kang, virus covid-19 dari kota wuhan itu, kini sudah masuk tepat di sekitaran kampung kami,” ucap Muhamad, warga di sekitaran kompleks Cipasung, ketika dihubungi KAPOL.ID, Sabtu (03/10/2020).

Terutama ketika kabar via pesan beredar, lanjut dia, membuat area Cipasung bak kota mati.

“Sepi sekarang mah, pada takut keluar rumah. Meski akses sudah ditutup tapi tetap saja takut,” katanya.

Senada dengan itu, Fauzi salah satu warga Desa Cipakat, mengaku takut karena jumlah pasien banyak.

“Dengar jumlahnya saja saya takut kang, sudah bisa disebut menjadi klaster baru,” ungkapnya.

Ia berharap tes swab itu tidak hanya santri, juga masyarakat di sekitarnya.

“Karena aktifitas santri di sana itu sebelum swab dan dinyatakan positif terhitung aktif berbaur dengan masyarakat jika mencari jajanan,” terangnya.

Ketika Tim KAPOL.ID berkomunikasi Ketua relawan gugus tugas Ponpes Cipasung, Hariyadi Ahmad Satari, mengaku swab itu baru dilakukan bagi keluarga besar dan santri.

“Sedangkan untuk warga itu belum,” kata Hariyadi.

Sementara itu yang tercatat Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, secara keseluruhan yang terkonfirmasi positif itu berjumlah 92 orang, kontak erat 735 orang, suspek 1.601 orang dan probabel itu berjumlah 8 orang.***