KAPOL.ID –
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sebut Kota Tasikmalaya kembali masuk zona merah covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 sekaligus Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan tidak memungkiri.
Sebab mobilisasi penduduk dari dan ke Kota Tasikmalaya cukup tinggi.
Meskipun kota kecil, pengusaha asal Bandung-Jakarta yang menjalankan roda bisnis di berbagai bidang.
“Memang benar untuk tingkat mobilitasi penduduk di Kota Tasikmalaya cukup tinggi.”
“Gubernur Ridwan Kamil juga menyebutkan, karena banyak yang keluar masuk. Mungkin itu bisa jadi pemicu,” ujarnya kepada sejumlah awak media, Jumat (08/01/2021).
Peningkatan jumlah kasus covid juga karena tim selalu aktif melakukan tracing saat ditemukan pasien positif.
Sehingga, lanjut dia, kasus cepat diketahui dan langsung ditangani supaya tak menyebar lebih luas.
Pihaknya pun akan langsung mengevaluasi langkah konkret selama ini tentang edukasi masyarakat menerapkan protokol kesehatan.
“Kita evaluasi semua upaya yang telah dilakukan. Intinya sebenarnya di edukasi masyarakat.”
“Kita tak ingin kegiatan terganggu secara signifikan, tapi protokol kesehatan juga harus diterapkan. Apalagi kan sekarang banyak kasus OTG,” tambah Ivan.
Terkait dengan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka yang diwacanakan awal tahun 2021 ini, ia mengatakan belum memungkinkan.
“Besok malam kita rapat putuskan itu. Di Bandung juga kan belum bisa. Kayaknya di Tasik juga belum karena di Tasik juga masih merah,” pungkasnya.***












