Bupati Tetap Intruksikan Pemberlakuan 100 Persen WFH Bagi ASN
KAPOL.ID – Bupati Garut, Rudy Gunawan mengintruksikan kepada para ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab Garut juga Badan Usaha Milik Daerah, untuk tetap memberlakukan 100 persen WFH dimasa perpanjangan PPKM.
Intruksi tersebut dituangkan secara tertulis dengan nomor: 443.2/2493/BKD tentang Perpanjangan Pengendalian Penyebaran Covid-19 melalui Protokol Pembatasan Kegiatan Perkantoran di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Garut, sesuai yang disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, dalam Konfrerensi Pers Virtual melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (9/8/2021), terkait masa PPKM Jawa-Bali yang diperpanjang hingga 16 Agustus 2021.
Meski demikian, Rudy mengingatkan bagi Kepala Perangkat Daerah dan Pimpinan BUMD yang melayani masyarakat secara langsung, termasuk pada sektor esensial dan kritikal, tetap diberi tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan perkantoran dengan pengaturan kerja secara fleksibel sesuai dengan kondisi organisasi, tempat kerja, dan target serta sasaran kinerja pelayanan masyarakat secara langsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
“Dalam masa perpanjangan PPKM ini, Kabupaten Garut kembali turun ke level 3 bersama 13 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat,” terang Rudy.
Dalam masa PPKM level 3 ini juga lanjut Rudy, ada beberapa kebijakan yang diatur, salah satunya tentang pelaksanaan pembelajaran pada satuan pendidikan yang bisa dilakukan tatap muka secara terbatas atau sistem pembelajaran jarak jauh.
Bagi satuan pendidikan yang melaksanakan pembelajaran tatap muka katanya, kapasitas maksimalnya adalah 50 persen, sedangkan untuk SDLB, MILB, SMPLB atau SMLB dan MALB bisa sampai 62 persen sampai dengan 100 perse.
“Itu pun dengan catatan, tetap memperhatikan Prokes, menjaga jarak minimal 1,5 M dan maksimal 5 perserta didik per kelas, serta PAUD maksimal 33% dengan menjaga jarak 1,5 M dan maksimal 5 peserta didik per kelas,” ujarnya.***












