Akademisi Poltekes Tasik-Semarang-UGM Bahu Membahu Antisipasi Komorbid Covid-19

  • Bagikan

KAPOL.ID –
Poltekes Tasikmaya bekerjasama dengan Poltekes Semarang dan UGM bahu membahu meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM) sebagai komorbid (penyakit penyerta) covid-19.

Para akademi melakukan pembukaan pengabdian masyarakat dalam pengembangan desa sehat melalui Pemanfaatan Aplikasi Lembur Sehat di lingkungan Kota Tasikmalaya, di Aula Direktorat Poltekkes Tasikmalaya, Kamis (06/05/2021).

“Selain menggunakan aplikasi, kita juga membentuk tim penggerak masyarakat, kegiatan Deteksi atau surveilance Kasus PTM.”

“Lalu penyuluhan kepada masyakat sehingga angka kejadian PTM sebagai cormobid Covid-19 dapat berkurang,” ujar Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr. H. Iwan Soemantri.

Ia mengatakan, sebagai pilot project pihaknya menggandeng sejumlah puskesmas seperti Cipedes, Tawang, Cibeureum, dan Tamansari.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penjelasan aplikasi dan rencana tindak lanjut pelatihan.

“Karena kita melihat tingginya kasus Covid-19 di wilayah Kota Tasikmalaya. Dan potensi komorbid PTM seperti hipertensi dan diabetes,” katanya.

Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan yang hadir secara daring mengatakan, permasalahan kesehatan termasuk penanggulangan covid-19 dan PTM merupakan tanggung jawab bersama.

Pemerintah dengan anggaran dan sumber daya manusia yang terbatas memerlukan keterlibatan dari berbagai pemangku kepentingan termasuk kalangan akademisi.

“Kedepannya, kerjasama dan kolaborasi ini bisa terus kita kembangkan dan ditindaklanjuti.”

“Dengan kerjasama yang selaras, terarah dan terukur, dan sesuai dengan perencanaan strategis bidang kesehatan,” katanya.

Hadir pada peluncuran aplikasi Lembur Sehat tersebut diantaranya Kepala Dinkes Kota Tasikmalaya, kabid P2P, Kasie PTM dan jajarannya, perwakilan pusdik SDM Kesehatan, Direktur Poltekkes Tasikmalaya dan Semarang. ***

  • Bagikan