KAPOL.ID –
Staf dan dosen dibantu mahasiwa Prodi D3 Farmasi Stikes Muhammadiyah Ciamis membuat hand sanitizer atau cairan pembersih tangan.
Upaya tersebut untuk membantu warga yang membutuhkan dan disalurkan melalui lembaga zakat LazisMu. Terutama mengantisipasi penyebaran pandemi virus corona di Indonesia.
“Awalnya banyak alumni yang meminta kami berkontribusi dalam pencegahan penyebaran virus corona. Lazismu meminta kami memproduksi dan memberikan bantuan kepada masyarakat,” kata Sekretaris Prodi D3 Farmasi STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nurhidayati Harun, M Farm., Apt kepada KAPOL, Selasa (17/3/2020).
Dalam dua hari terakhir, kata dia, tercatat 1.500 botol hand sanitizer semprot ukuran 25 ml telah siap edar. Sementara dalam berbentuk gel masih dalam proses produksi.
“Kebetulan kita punya banyak bahan kenapa tidak buat untuk membantu masyarakat, minimal di Ciamis saja. Kita membuat juga tidak untuk diperjualbelikan ke masyarakat,” katanya.
Saat ini, hand sanitizer memang barang mahal di pasaran. Senada pula dengan bahan dasar yang ikut merangkak naik seiring peningkatan permintaan pasar.
“Mulai dari harga alkohol 96 persen hingga beberapa jenis bahan lainnya naik tajam. Walaupun sebenarnya ketika corona belum semasif sekarang sangat murah,” katanya.
Pembuatan hand sanitizer pun, kata dia, sesuai dengan bahan dasar formula yang disarankan badan kesehatan PBB (WHO). Sehingga mikroba virus lebih rentan mati ketimbang alkohol 70 persen yang tercampur air.
“Sebagai akademisi, kita juga ingin membantu masyarakat. Walaupun sebenarnya keluarga kita juga menginginkan rasa aman. Minimal meminimalisir risiko tertular,” ujar Nur. ***











