BUDAYA  

Begini Kata Juri Lomba Jempana

Lomba Jempana
Para peserta jempana memikul hasil kreativitasnya untuk dipertontonkan ke dewan juri dan masyarakat luas. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID–Lomba jempana sudah berlangsung, Selasa (26/7/2022). Halaman depan sekretariat daerah (Setda) Kabupaten Tasikmalaya menjadi arena lomba.

Peserta lomba sendiri adalah pemerintah desa seluruh Kabupaten Tasikmalaya. Mereka mempertontonkan kreativitas sesuai ciri khas daerah masing-masing.

Galibnya perlombaan, lomba jempana juga memiliki kriteria penilaian. Salah seorang dewan juri lomba tersebut, Tatang Pahat mengemukakan bahwa setidaknya ada tiga kriteria yang dinilai.

“Keriterianya itu antara lain kreativitas, keunikan dan konsep. Peserta mesti menyodorkan konsep yang berkaitan dengan kekhasan masing-masing daerah,” terang Tatang.

Terkait kreativitas, lanjut Tatang, di dalamnya juga termasuk kekokohan jempana itu sendiri. Walaupun kebanyakan jempana kemudian rusak akibat serbuan masyarakat yang berebut isinya.

Sementara unsur kekhasan masing-masing daerah lebih pada makanan, termasuk hasil pertanian di tiap-tiap desa. Beberapa desa bahkan menyertakan juga kerajinan hasil masyarakatnya pada jempana.

Misalnya Desa Padawaras, Kecamatan Cipatujah yang mengangkut hasil pertanian seperti pepaya, singkong, padi, buah naga, pete, sirsak, jagung, kacang tanah, tumpeng, jahe merah, lengkuas, dan lain-lain.

Terkait waktu pengumuman pemenang lomba, Tatang tidak tahu pasti. Karena tugas dewan juga berhenti pada proses penilaian.

“Nanti kami hanya menyerahkan hasil penilaian kepada panitia atau EO. Nanti mereka yang mengumumkannya. Kami bekerja sebanyak tiga orang; juri 1, juri 2 dan juri 3,” pungkas Tatang.

Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment

Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id