KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Olahraga bela diri Tarung Derajat di Kota Bandung tak sekadar digembleng untuk mencetak petarung berprestasi di atas matras. Lebih dari itu, seni bela diri asli Parahyangan ini kini diproyeksikan menjadi benteng pertahanan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sinyal kuat tersebut mengemuka dalam ajang Latihan Gabungan (Latgab) Tarung Derajat Kota Bandung yang dihelat di Balai Kota Bandung, Minggu (9/8/2026).
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Pengurus Cabang Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Kota Bandung sepakat menggarap rencana pelatihan bela diri khusus bagi jajaran Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) di seluruh wilayah kelurahan.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, pola pelatihan bela diri bagi personel Linmas di 151 kelurahan ini akan digulirkan secara berjenjang.
”Setiap kelurahan akan dipilih satu yang terbaik, baik itu Linmas laki-laki maupun perempuan. Selanjutnya akan diberi bekal untuk memberikan pelatihan kepada tim yang di bawahnya,” ujar Farhan di sela-sela kegiatan.
Langkah kolaboratif ini dinilai vital untuk membekali para personel Linmas agar memiliki ketangkasan fisik dan keberanian dalam menghadapi potensi gangguan keamanan di lapangan.
Farhan pun meminta jajaran pengurus Tarung Derajat Jawa Barat, Kodrat Kota Bandung, hingga KONI Kota Bandung untuk mengawal penuh sinergi nyata tersebut.
”Tarung Derajat memberikan bekal bagi para Linmas untuk melawan kejahatan dan juga para begal,” tegasnya.
Farhan menambahkan, Tarung Derajat punya ikatan emosional dan sejarah yang amat kuat dengan Kota Bandung. Sebagai seni bela diri yang lahir dan tumbuh dari rahim Kota Kembang, ia mendorong para atlet serta jajaran pengurus untuk membawa panji Tarung Derajat menembus kancah internasional.
”Inilah saatnya momentum, Tarung Derajat akan selalu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari sejarah Kota Bandung. Karena hanya Tarung Derajat bela diri yang bisa diklaim sebagai bela diri yang lahir dari rahim Kota Bandung. Mari tunjukkan itu kepada seluruh dunia bahwa Tarung Derajat di Kota Bandung adalah yang terbaik di dunia,” tuturnya
Di tempat yang sama, Ketua Umum Pengcab Kodrat Kota Bandung yang juga anggota DPRD Kota Bandung, Asep Robin menyatakan, meski kepengurusannya baru berjalan sekitar satu setengah bulan, pergerakan cepat terus dilakukan.
Guna melahirkan atlet-atlet handal, pihaknya telah menyiapkan sarana dan prasarana berupa sekretariat representatif yang difungsikan sebagai pusat latihan sekaligus training camp (TC).
”Besarnya 1.026 meter persegi. Bisa semuanya latihan kapan saja di sana. Terus bisa dibuat TC di sana,” terang Asep.
Asep membeberkan, jajaran kepengurusan Kodrat Kota Bandung periode ini diisi oleh deretan kepala dinas hingga direktur BUMD. Komposisi ini menjadi amunisi segar untuk memperkuat pembinaan, termasuk jaminan masa depan bagi para atlet yang mengharumkan nama daerah.
Pihaknya berikrar akan memperjuangkan akses pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi bagi atlet Tarung Derajat yang berprestasi melalui program beasiswa.
”Kepengurusan saat ini bertanggung jawab untuk para yang punya prestasi di Tarung Derajat wajib untuk menikmati fasilitas sekolah lanjutan. Insyaallah kami siap memfasilitasi sampai sarjana. Ada beasiswa sampai sarjana, dengan catatan berprestasi,” paparnya.
Mengenai Latihan Gabungan (Latgab), Asep menyebut agenda ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus konsolidasi internal yang rencananya bakal dirutinkan dua kali dalam setahun.
”Insyaallah Tarung Derajat akan terdepan untuk membangun bersama-sama Pemerintah Kota Bandung. Program wali kota, program Pemerintah Kota Bandung, kami akan dukung,” pungkas Asep. (JM)






