KANAL  

BNN dan Polisi Ungkap Kasus Pabrik Narkoba Perum BRI Dapat Apresiasi

Plt. Wali Kota Tasikmalaya, M.Yusuf

KAPOL.ID –
Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf mengapresiasi terungkapnya kasus pabrik narkoba oleh kinerja Badan Narkotika Nasional (BNN) dan aparat Kepolisian.

Terlebih ikut menyelamatkan kesehatan masyarakat dari bahaya peredaran pil tersebut.

“Salut dengan upaya pihak terkait, Selama tak diberantas maka pecandu obat seperti itu akan tetap ada,” ucapnya di sela-sela takziah ke rumah keluarga korban tersambar petir, Minggu (14/6/2021).

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan mengatakan, tersangka yang diamankan bertambah satu orang.

Yakni S, yang diduga menjadi pembeli obat dan sudah dijemput dari Bandung.

“Jadi total ya 6 tersangka. BNN RI dibantu dengan Polda Jabar dan BNN Tasik serta Polres Tasikmalaya Kota mengungkap kasus ini,” ucapnya.

Pasaran obat terlarang tersebut mulai dari Jakarta, Surabaya dan Bandung.

Tersangka diduga melanggar pasal ketersediaan obat yaitu Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2019 tentang Kesehatan pasal 196.

“Kalau dari barang bukti yang kita sita ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, BNN dan polisi berhasil mengamankan 700 ribu butir Pil YY dari pabrik rumahan di Perum Bumi Resik Indah, Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, Sabtu (12/06/21) pagi.

Pil yang dijual di pasaran Rp 10 ribu per tiga butir tersebut diamankan beserta bahan baku beserta alat cetak. ***