KANAL

Budidaya Melon Premium Berbuah Manis, SMK PK Nurussalam Salopa Sukses Gelar Panen Raya Ke-4

×

Budidaya Melon Premium Berbuah Manis, SMK PK Nurussalam Salopa Sukses Gelar Panen Raya Ke-4

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Semarak panen raya kembali terasa di kampus dua SMK Pusat Keunggulan (PK) Nurussalam Salopa, Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini, sekolah kejuruan tersebut memanen ratusan kilogram buah melon berkualitas premium langsung dari green house Rumah Produksi Tanaman (RPT) miliknya, Kamis (5/10/2026).

​Kegiatan istimewa ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat teras Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Barat, unsur Muspika, para guru, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar.

​Kepala SMK PK Nurussalam Salopa, Dedi Z.M., mengungkapkan bahwa panen raya kali ini merupakan edisi keempat yang berhasil digelar dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

​”Panen raya ke-4 ini adalah bentuk nyata keberhasilan jurusan ATPH (Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura) dalam mengembangkan budidaya tanaman melon di RPS green house kami,” ujar Dedi di sela-sela kegiatan.

​Menariknya, kesuksesan panen kali ini tak lepas dari strategi pemasaran digital yang digencarkan pihak sekolah jauh-jauh hari melalui media sosial. Siapa sangka, promosi memetik buah langsung dari kebun ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

​Saat hari H pelaksanaan, ratusan warga yang sebelumnya telah memesan secara online tampak tumpah ruah memadati area perkebunan.

​”Saya kemarin pesan melalui online 10 buah. Harganya murah sekali, bisa pilih sendiri dan memetik langsung di kebunnya,” ujar Ibu Euis, salah seorang warga

​Adapun jenis melon yang dibudidayakan di green house SMK PK Nurussalam merupakan varian unggulan, yakni Crunch dan Dalmatian. Kedua varian ini dikenal memiliki keunggulan daging buah yang tebal, ukuran besar, serta cita rasa yang jauh lebih manis.

​Meski masuk dalam kategori buah segar kelas premium, pihak sekolah membanderolnya dengan harga yang sangat bersahabat, yakni Rp35.000 per kilogram.

Tak ayal, label harga yang “murah dan meriah” (murmer) ini membuat seluruh hasil panen ludes terjual dalam waktu singkat.
​Melihat tingginya animo dan antusiasme masyarakat, pihak sekolah kini semakin terpacu untuk memperluas program ketahanan pangan berbasis sekolah ini ke sektor pertanian lainnya.

​”Ini semakin memotivasi kami untuk lebih meningkatkan kreativitas anak-anak. Ke depan, insya Allah kami akan mengembangkan lagi jenis-jenis tanaman yang berorientasi pada kebutuhan konsumsi sehari-hari masyarakat,” tegas Dedi.

​Kesuksesan program produktif ini turut mengundang apresiasi tinggi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kasubag TU KCD Wilayah XII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Hadian, S.Pd., M.Pd., yang hadir langsung di lokasi, memuji konsistensi dan inovasi yang ditunjukkan oleh SMK PK Nurussalam Salopa.

​Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa institusi pendidikan tingkat menengah kejuruan mampu mengelola jurusan unggulannya secara mandiri, produktif, dan bernilai ekonomis.

​”Ini adalah salah satu bentuk nyata keberhasilan sekolah dalam mengelola jurusannya, yakni ATPH, sehingga mampu menggelar panen raya sebanyak empat kali dalam kurun waktu dua tahun terakhir,” puji Hadian. (Adji Shg)