CIANJUR, KAPOL.ID – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur bergerak cepat memastikan kebersihan kota tetap terjaga selama gelaran Kirab Budaya bertajuk ‘Nyuhun Buhun, Nata Nagara, Binokasih Mulang Salaka’ yang berlangsung pada Rabu malam, (6/5/2026). Sebanyak 250 personel kebersihan diterjunkan untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah di sepanjang rute arak-arakan.
Sekretaris DLH Kabupaten Cianjur, Prihadi Wahyu Santosa, menjelaskan bahwa penyiagaan petugas ini merupakan hasil koordinasi matang dalam rapat Forum Lalu Lintas. DLH bertanggung jawab penuh mulai dari titik keberangkatan hingga garis finish.
Adapun rute kirab budaya ini dimulai dari Taman Prawatasari, menyisir Jalan Pangeran Hidayatullah, Jalan Siliwangi, Jalan Adi Sucipta, Jalan Mangunsarkoro, dan berakhir di pintu gerbang utama Pendopo Cianjur di Jalan Siti Jenab.
“Sesuai tupoksi, kami bertanggung jawab terhadap kebersihan di lokasi start, ruas jalan yang dilintasi, serta di garis finish,” ujar Prihadi, Rabu (6/5/2026).
Untuk memastikan penanganan sampah berjalan efektif sebelum dan sesudah acara, DLH telah menyiapkan armada tempur kebersihan yang terdiri dari, 250 Personel lapangan, 28 Unit Dump Truck, 3 Unit kendaraan Sigap, 2 Unit kendaraan Patroli dan 4 Unit Cator (Motor Sampah).
Tak hanya itu, DLH juga mendapat sokongan dari 6 kelurahan yang wilayahnya menjadi perlintasan utama iring-iringan kirab. Masing-masing kelurahan turut mengerahkan kendaraan pikap untuk mempercepat proses evakuasi sampah dari trotoar dan badan jalan.
Mengingat antusiasme warga yang diprediksi akan memadati pusat kota, Prihadi mengimbau para pengunjung untuk turut menjaga estetika dan kebersihan Cianjur dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kami mengimbau masyarakat yang hadir agar lebih tertib dalam membuang sampah selama acara berlangsung. Mari kita nikmati budayanya, dan jaga kebersihan kotanya,” pungkasnya. NDI/SYA






