WISATA

Idar Yana alias “Apih”: Menggali Potensi Wisata, Menjemput Masa Depan Karanglayung

×

Idar Yana alias “Apih”: Menggali Potensi Wisata, Menjemput Masa Depan Karanglayung

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE – Perhelatan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Sumedang yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang mulai memunculkan figur-figur potensial. Salah satu nama yang mencuat di wilayah Kecamatan Conggeang adalah Idar Yana atau yang akrab disapa Apih.

​Tokoh pemuda yang dikenal luas sebagai pengusaha jasa transportasi sukses ini menyatakan kesiapannya untuk mengabdi bagi Desa Karanglayung. Apih menegaskan bahwa ia enggan mengumbar janji politik yang muluk-muluk, namun ia memegang teguh komitmen untuk mengoptimalkan potensi desa yang kini memiliki posisi strategis sebagai penerima manfaat Bendungan Cipanas.

​Apih menyadari bahwa untuk mengubah Karanglayung menjadi destinasi wisata yang nu kaconcara (terkenal) ke luar daerah, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang.

​”Saya berharap Pemkab Sumedang dapat melihat secara objektif potensi besar yang ada di desa kami. Bendungan Cipanas yang berada di wilayah Karanglayung memiliki daya tarik unik yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Sumedang,” ungkap Apih.

​Ia menekankan bahwa dukungan kebijakan, promosi, dan pendampingan infrastruktur dari Pemkab sangat krusial agar Bendungan Cipanas dapat bersaing dengan destinasi wisata lainnya, sehingga dampak ekonominya tidak hanya dirasakan oleh masyarakat lokal, tetapi juga berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sumedang.

​Dalam pandangan Apih, pembangunan sektor wisata adalah pintu gerbang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Program yang ia tawarkan menitikberatkan pada tiga pilar utama:

*​Pengembangan Ekonomi Kreatif*: Mendorong warga untuk mengelola sektor pendukung wisata, mulai dari kuliner khas hingga jasa pemandu wisata lokal.

*​Infrastruktur Pendukung:*
Membangun fasilitas yang nyaman agar wisatawan tidak hanya singgah, tetapi menghabiskan waktu lebih lama di Karanglayung.

*​Manajemen Berbasis Komunitas*: Melibatkan pemuda dan elemen masyarakat dalam tata kelola wisata, guna memastikan perputaran ekonomi terjadi di tingkat desa.

​Dikenal sebagai pengusaha rental mobil yang namanya cukup berkibar di wilayah Conggeang, Apih dipandang sebagai sosok yang memahami kebutuhan masyarakat serta memiliki naluri bisnis yang mumpuni.

Pengalamannya dalam mengelola usaha membuatnya memiliki perspektif kuat mengenai manajemen pelayanan dan pentingnya konektivitas ekonomi.​Bagi warga Desa Karanglayung, Apih adalah representasi pemuda visioner yang tetap membumi.

Langkahnya untuk maju dalam Pilkades 2026 membawa misi besar: menjadikan Karanglayung desa mandiri yang dikenal luas melalui pesona pariwisata bendungan, sekaligus menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memajukan sektor pariwisata daerah.

​Di penghujung renungan dan tekad yang bulat, Ade Idar menyadari sepenuhnya bahwa membangun desa bukanlah kerja satu orang, melainkan ikhtiar kolektif seluruh elemen masyarakat. Dengan kerendahan hati, ia menyampaikan pesan tulus kepada seluruh warga Desa Karanglayung:

​”Bapak, Ibu, serta seluruh saudaraku masyarakat Desa Karanglayung yang saya cintai. Saya berdiri di sini bukan untuk membawa janji, melainkan membawa diri untuk mengabdi. Dengan penuh ketulusan, saya memohon doa restu dan dukungan Bapak dan Ibu sekalian. Mari kita rapatkan barisan, satukan visi, dan bekerja bersama untuk membawa Desa Karanglayung tercinta menjadi jauh lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera di segala bidang.”

​”Ini adalah rumah kita, ini adalah masa depan anak cucu kita. Bersama-sama, mari kita jemput masa depan Karanglayung yang gemilang. Insya Allah, dengan kebersamaan, segala tantangan akan menjadi peluang, dan kemajuan yang kita cita-citakan akan menjadi kenyataan.”.Pungkasnya.***

Tag:
Penulis: Teguh Safary